Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Sukamara

Sekda Sukamara Beber Cara Penanganan Narkoba di Kalimantan Tengah

×

Sekda Sukamara Beber Cara Penanganan Narkoba di Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
Sekda Sukamara, Rendy Lesmana, saat memberikan keterangan terkait strategi penanganan peredaran narkoba di Kalimantan Tengah, Rabu (7/5/2025).
Sekda Sukamara, Rendy Lesmana, saat memberikan keterangan terkait strategi penanganan peredaran narkoba di Kalimantan Tengah, Rabu (7/5/2025).

SUKAMARA — Sekretaris Daerah Kabupaten Sukamara, Rendy Lesmana, membeberkan strategi penanganan peredaran narkoba di Kalimantan Tengah. Pernyataan itu ia sampaikan pada Rabu (7/5/2025).

Rendy menjelaskan, narkoba masuk melalui jalur Malaysia bagian Timur, lalu melewati Kalimantan Barat sebelum menyebar ke Kalimantan Tengah melalui Sukamara, Lamandau, dan Seruyan.

“Pintu masuk narkoba ini bisa melalui Kuching, Malaysia, kemudian masuk ke Kalimantan Barat, dan akhirnya sampai ke Kalimantan Tengah. Karena itu, kami mengusulkan agar BNN segera beraudiensi dengan kepala daerah di wilayah barat untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai bahaya narkoba,” kata Rendy Lesmana.

Ia menegaskan bahwa penanganan narkoba harus bersifat holistik dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Rendy menilai kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan organisasi terkait sangat penting untuk menekan peredaran barang haram tersebut.

“Jika kita bisa bersama-sama mengatasi inflasi atau COVID-19, kita juga pasti bisa mengatasi masalah narkoba. Semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, BNN, hingga masyarakat dan stakeholder lainnya, harus bersatu melawan narkoba,” tegasnya.

Selain itu, Rendy mengusulkan agar program penanggulangan narkoba didukung anggaran yang memadai. Menurutnya, politik anggaran menjadi faktor penting agar strategi pemberantasan berjalan efektif.

“Kita butuh anggaran yang cukup supaya semua pihak bisa berkontribusi penuh dalam melawan narkoba,” tambahnya.

Dengan dukungan anggaran dan kolaborasi lintas sektor, Rendy optimistis peredaran narkoba di Kalimantan Tengah dapat ditekan sehingga masyarakat bisa hidup di lingkungan yang lebih aman dan sehat.

Baca Juga  155 Pramu Kebersihan DLH Sukamara Terima Bantuan CSR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *