Hukum

Sehari Sebelum Diganti, Ruangan Kepala BNPB Digeledah KPK

×

Sehari Sebelum Diganti, Ruangan Kepala BNPB Digeledah KPK

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruangan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 14 dan 15 Oktober 2026.

Penggeledahan itu berlangsung sehari sebelum Presiden Prabowo Subianto mengganti Suharyanto dari posisi Kepala BNPB.

KPK menyebut penggeledahan dilakukan dalam penyidikan dugaan korupsi penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan penyidik mencari alat bukti dan dokumen dalam penggeledahan tersebut.

“Di tanggal 14 dan 15 sudah ada beberapa kegiatan penggeledahan oleh penyidik termasuk di kantor BNPB,” kata Taufik kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).

Selain ruangan kepala badan, penyidik juga menggeledah sejumlah ruangan kedeputian dan kantor staf pengadaan barang dan jasa.

“Termasuk ruangan GPS selaku PPK,” ujarnya.

Taufik mengatakan proses penggeledahan berjalan lancar. Pihak BNPB disebut kooperatif selama kegiatan berlangsung.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Mereka adalah Bima Setiawan, Richard Erlangga, Gabriel Purwaka Sigit, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan.

Bima merupakan tenaga ahli Kepala BNPB sekaligus adik mantan Kepala BNPB. Richard juga tercatat sebagai tenaga ahli Kepala BNPB.

Sementara Gabriel merupakan kepala sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB. Syifa dan Gery merupakan pihak swasta.

KPK juga telah menyita barang bukti sekitar Rp5,47 miliar.

Barang bukti tersebut terdiri dari uang tunai Rp3,35 miliar, 7.500 dolar AS, 9.000 dolar Singapura, 56 keping emas seberat 133 gram senilai Rp315,8 juta, tabungan emas seberat 192 gram senilai Rp452 juta, serta aset kripto senilai Rp1,10 miliar.

Baca Juga  Sat Resnarkoba Polres Kotabaru Tangkap Pengedar 117 Paket Sabu Seberat 24,45 Gram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *