Tanah Laut — Warga Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mengeluhkan maraknya ternak sapi yang dibiarkan berkeliaran tanpa pengawasan. Kondisi tersebut dinilai semakin meresahkan karena kerap merusak kebun dan tanaman milik warga.
Peristiwa terbaru terjadi di Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari. Sejumlah sapi lepas dilaporkan masuk ke area perkebunan dan merusak tanaman sawit yang baru berusia sekitar satu bulan. Akibatnya, petani mengalami kerugian karena tanaman yang belum sempat tumbuh optimal rusak dimakan ternak.
Hayat, salah seorang pemilik kebun di Desa Telaga, mengatakan kejadian serupa telah berulang kali dialaminya. Ia menyebut perusakan kebun oleh ternak lepas sudah terjadi hingga sebelas kali.
“Ini bukan sekali dua kali. Sudah sebelas kali kebun saya dirusak sapi yang dilepas begitu saja. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan atau solusi yang benar-benar menyelesaikan masalah ini,” ujar Hayat.
Menurut warga, persoalan ternak lepas telah dilaporkan ke berbagai pihak terkait. Namun hingga kini, belum ada langkah tegas yang mampu menghentikan praktik melepas sapi tanpa pengawasan.
Perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tanah Laut, Masani, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan warga dengan turun langsung ke lapangan.
“Kami akan berkoordinasi dan melihat langsung kondisi di lapangan untuk mencari solusi terbaik agar masalah ini tidak terus berulang,” kata Masani.
Sementara itu, tokoh masyarakat Tanah Laut, Hasnani Isma A. Kutai, mendorong warga agar tidak ragu melaporkan kejadian serupa kepada aparat penegak aturan.
“Kalau ternak dibiarkan lepas dan merugikan orang lain, warga berhak melapor ke Satpol PP atau bahkan ke kepolisian. Ini menyangkut ketertiban dan hak masyarakat,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah tegas, termasuk penegakan aturan terkait penertiban hewan ternak, agar kejadian serupa tidak terus terulang.
“Kami hanya ingin bisa berkebun dengan tenang, tanpa rasa khawatir tanaman kami rusak lagi,” tutup Hayat.












