Pelaihari – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Tanah Laut melantik pengurus Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) periode 2026–2029 dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di Gedung Sarantang Saruntung, Sabtu (2/5/2026).
Pelantikan ini dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Ahmad Taufik yang mewakili Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, serta sejumlah pejabat daerah, perwakilan Kementerian Agama, Forkopimda, dan pengurus BKPRMI tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Ahmad Taufik menegaskan bahwa kepengurusan baru BKPRMI memegang peran penting dalam pembinaan generasi muda berbasis nilai keagamaan.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Amanah ini tidak ringan, namun kami yakin dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menilai BKPRMI memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak, beriman, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Sementara itu, Pjs Ketua Umum BKPRMI Tanah Laut, H.M. Wahyudi, mengungkapkan besarnya potensi organisasi yang dimiliki saat ini. Menurutnya, BKPRMI menaungi lebih dari 2.200 ustaz dan ustazah, hampir 400 unit TKA/TPA, serta lebih dari 20.000 santri.
“Ini merupakan potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pembinaan keagamaan,” katanya.
Wahyudi juga menyoroti dukungan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga pengajar TKA/TPA. Ia menyebut insentif guru di Tanah Laut mencapai Rp750 ribu per bulan, tertinggi di Kalimantan Selatan.
“Di beberapa daerah lain, insentif masih berkisar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per bulan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut diisi hiburan Madihin dari Grup Sangkakala dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
Pelantikan ini diharapkan memperkuat peran BKPRMI dalam membina generasi muda serta mendukung pembangunan sosial keagamaan di Kabupaten Tanah Laut.












