Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tabalong

RSUD HBK Tabalong Klarifikasi Video Viral soal Antrean Pasien, Semua Dilayani

×

RSUD HBK Tabalong Klarifikasi Video Viral soal Antrean Pasien, Semua Dilayani

Sebarkan artikel ini
Gedung rumah sakit umum daerah Haji Badaruddin Kasim (RSUD HBK) Kabupaten Tabalong.

Tabalong – Manajemen RSUD H. Badaruddin Kasim (HBK) Tabalong memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit. Video tersebut beredar di media sosial pada Sabtu (12/04/2025).

Kronologi kejadian bermula saat ruang pendaftaran RSUD HBK ramai dipadati pasien usai libur Lebaran. Seorang pasien pria terlihat menyampaikan keluhannya di unit pelayanan.

Plt Direktur RSUD HBK Tabalong, Setyawan Andri Wibowo, S.Farm.Apt. menjelaskan, antrean sudah terbentuk sejak pukul 06.00 WITA. Pintu poli rawat jalan dibuka pukul 07.00 WITA oleh satpam, lalu petugas customer service memeriksa nomor antrian.

“Pada pukul 07.30 WITA terjadi miskomunikasi antara pasien dan karyawan. Pasien dari poli saraf tidak puas dengan penjelasan soal kuota BPJS,” ungkap Andri Wibowo.

Kuota BPJS yang dimaksud adalah waktu pelayanan minimal 6 menit per pasien, disesuaikan jam praktik dokter. “Dokter poli saraf hari Sabtu hanya bekerja 5 jam dengan kuota 50 pasien. Saat itu, ada 56 pasien datang,” jelasnya.

Pasien sempat khawatir tidak dilayani, namun RSUD HBK tetap melayani semua. “50 pasien masuk kuota BPJS, 6 lainnya digratiskan oleh rumah sakit,” tambah Andri.

Penyebab Miskomunikasi: Pasien seharusnya kontrol pada 9 April 2025, tetapi baru datang pada 12 April, sehingga perlu penyesuaian data di sistem, Informasi soal kuota tidak tersampaikan dengan baik, memicu kesalahpahaman.

“Kami sudah meminta maaf langsung ke pasien di rumahnya di Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung. Alhamdulillah, masalah bisa diselesaikan,” kata Andri.

Semua pasien di poli saraf dan farmasi telah dilayani sebelum pukul 12.30 WITA. RSUD HBK menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan.

“Pelayanan kesehatan adalah prioritas kami. Setiap keluhan akan ditindaklanjuti serius,” tegas Andri.

Baca Juga  Polda Kalsel Tinjau Lokasi Pembangunan Gedung Gizi di Tabalong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *