SUKAMARA, BACAKABAR – PT Sungai Rangit dan PT Usaha Agro Indonesia, anak perusahaan dari Grup PT Sungai Rangit Sampoerna Agro, menggelar Apel Siaga Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Mandala Krida, Kamis (26/6/2025).
Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari 45 personel tim Damkar perusahaan, 9 anggota Manggala Agni Daops III Pangkalan Bun, dan 6 staf internal perusahaan.
Asisten Plantation Support PT Sungai Rangit, Haryadi, menyebut apel siaga ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan tim pemadam perusahaan dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama menjelang musim kemarau.
“Kami ingin tim Damkar selalu waspada dan siap menghadapi kondisi darurat. Tak hanya di lahan inti perusahaan, tim juga harus siap membantu penanganan Karhutla di luar wilayah kebun. Ini bentuk nyata kepedulian kami terhadap lingkungan,” tegas Haryadi.
Ia juga menyoroti meningkatnya risiko Karhutla akibat cuaca kering dalam beberapa pekan terakhir, sehingga perusahaan perlu memperkuat koordinasi dan respons cepat di lapangan.
Sementara itu, Asisten CSR PT Sungai Rangit Sampoerna Agro, Muhamad Nur Cholis, menjelaskan bahwa kegiatan ini tak sekadar apel siaga, namun juga menjadi sarana edukasi dan pendekatan ke masyarakat tentang bahaya Karhutla.
“Kami ingin masyarakat juga memahami risiko Karhutla dan bersama-sama menjaga lingkungan. Ini bagian dari langkah konkret perusahaan dalam melindungi wilayah sekitar dari bencana kebakaran,” ujar Cholis.
Acara apel siaga ditutup dengan simulasi pemadaman Karhutla yang melibatkan seluruh peserta dan tim Damkar perusahaan.












