INDRAMAYU – Program GARBATERA (Gerakan Balongan Sehat dan Sejahtera) yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melalui Integrated Terminal (IT) Balongan mencatat berbagai capaian setelah genap satu tahun berjalan sejak diluncurkan pada Juli 2025.
Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tersebut menyasar bidang kesehatan, gizi, ketahanan pangan, pendidikan anak usia dini, pemberdayaan UMKM, hingga pemanfaatan energi baru terbarukan di Desa Balongan dan Desa Tegalurung, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.
Di bidang kesehatan, Pertamina memberikan edukasi pencegahan demam berdarah kepada kader Posyandu, menyalurkan bantuan alat fogging, serta program pemberian makanan tambahan bagi ratusan balita. Selain itu, program PELITA juga memberikan edukasi pola asuh kepada orang tua dan tenaga pendidik PAUD.
Pada Mei 2026, program Bincang Sehat turut membekali kader Posyandu dan PKK dengan edukasi kesehatan serta bantuan peralatan medis, seperti timbangan digital, tensimeter, doppler, dan oximeter.
Di sektor ekonomi, Pertamina membina Kelompok Olahan Makanan Sehat (OMSET) Balongan yang kini memasok produk olahan ikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut turut meningkatkan pendapatan anggota kelompok.
Penguatan sektor pertanian juga dilakukan melalui bantuan mesin produksi pelet pakan ternak bagi Kelompok Tani Ragem Jaya Tegalurung serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 10 KWH hasil kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS).
Pertamina mencatat sejumlah dampak dari pelaksanaan program tersebut, di antaranya meningkatnya kehadiran balita di Posyandu, bertambahnya pengetahuan kader kesehatan dan orang tua mengenai gizi serta pola asuh anak, penguatan layanan Posyandu melalui bantuan alat kesehatan, hingga renovasi Balai Perempuan Desa Balongan sebagai ruang pemberdayaan masyarakat.

Bidan Desa Balongan, Dini S. Z., mengatakan program tersebut membantu mendukung pemenuhan gizi balita sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pengolahan pangan lokal.
“Pemberian makanan tambahan ini sangat bermanfaat untuk balita di desa kami. Harapannya kesehatan anak-anak semakin baik dan angka gizi buruk dapat ditekan,” ujarnya.
Sementara itu, Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Reno Fri Daryanto, mengatakan GARBATERA dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Melalui GARBATERA, kami ingin menghadirkan manfaat tidak hanya bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi melalui pelibatan mitra binaan lokal,” kata Reno, Selasa (21/7/2026).












