Polisi Ungkap Penganiayaan Dengan Botol Miras

  • Bagikan
Diduga pelaku beserta barang bukti (Foto Istimewa)

Tanah Bumbu – Kepolisian Sektor (Polsek) Simpang Empat mengamankan WI (43) warga Sabali, Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Tidur, Kota Bima.

Penganiayaan itu terjadi pada Selasa, (26/9/2023) sekira pukul 00.30 wita, disebuah kontrakan di Gg Musyawarah RT.002 RW.001 Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Tanah bumbu.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas Iptu Jonser Sinaga membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria yang sebelumnya diduga melakukan penganiayaan menggunakan botol minumas keras (miras).

“Ya, diduga melaku beserta barang bukti sudah kami amankan,” kata Jonser Sinaga kepada media ini Sabtu, (30/9/2023)

Menurut Jonser, peristiwa tersebut diketahui ketika pelapor yang saat itu sedang tidur di kontrakan yang tepat bersebelahan dengan tempat kejadian.

Selanjutnya, pelapor terbangun karena mendengar suara orang ribut-ribut yang mana sumber suara tersebut berasal dari depan rumah pelapor.

“Merasa terganggu pelapor pun keluar untuk melihat apa yang sedang terjadi,” terang Jonser.

Pelapor melihat di dalam kontrakan ada seseorang (korban) sudah dalam keadaan tergeletak dan mengeluarkan darah pada bagian kepala.

Akhirnya membawa korban ke Puskesmas terdekat, sesampainya di puskesmas nyawanya sudah tak tertolong.

Pelaku kemudian menyerahkan diri ke kantor Polsubsektor Pelabuhan (KPPP) Simpang Empat Tanah Bumbu.

Pada hari Jum’at, (29/9/2023) sekitar pukul 08.30 wita, anggota Unit Reskrim Polsek Simpang Empat Polres Tanah Bumbu mengamankan diduga pelaku.

“WI mengaku telah melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban bernama Harun meninggal dunia,” pungkas Jonser.

Diketahui korban merupakan warga Dusun Parawanga, Desa Raba Kecamatan Wawo, Bima, NTB.

Pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut. (bar)

Baca Juga  Jual Tuak Tanpa Izin, Warga Hampang Ditangkap Polisi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *