Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Banjar

Polda Kalsel Sulap Lahan Rawa Jadi Ladang Jagung Produktif Dukung Ketahanan Pangan Nasional

×

Polda Kalsel Sulap Lahan Rawa Jadi Ladang Jagung Produktif Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan bersama Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menanam jagung di lahan rawa seluas 16 hektar, menandai dimulainya program ketahanan pangan nasional kuartal IV di Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025).
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan bersama Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menanam jagung di lahan rawa seluas 16 hektar, menandai dimulainya program ketahanan pangan nasional kuartal IV di Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025).

Banjar – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui program penanaman jagung di lahan rawa seluas 16 hektar, Polda Kalsel berhasil mengubah lahan marginal menjadi sumber pangan produktif. Kegiatan tanam perdana kuartal IV tahun 2025 ini dipusatkan di Lahan Ketahanan Pangan Polda Kalsel, Jalan Gubernur Syarkawi KM 17, Kabupaten Banjar, pada Rabu (8/10/2025).

Program ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar jajaran kepolisian aktif berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung di lahan rawa dinilai sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan lahan tidak produktif menjadi lahan bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat sekitar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menerima apresiasi dari Pemerintah Pusat dan Kapolri atas keberhasilan jajaran Polda Kalsel dalam program pertanian ini. Ia menegaskan, keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan Forkopimda Kalimantan Selatan agar produksi jagung terus meningkat, terutama di kuartal IV tahun ini.

“Dengan bertambahnya lahan tanam di Kalsel, kami menargetkan hasil panen meningkat dua kali lipat dari kuartal sebelumnya. Terima kasih kepada Gubernur Kalsel dan Kadis Pertanian yang telah mendukung kami melalui bantuan alat Corn Combine,” ujar Kapolda Kalsel.

Selain alat panen Corn Combine, Polda Kalsel juga menerima dua unit traktor yang akan disalurkan kepada kelompok tani di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Alat pertanian tersebut diharapkan mempercepat proses tanam dan panen jagung, sekaligus meningkatkan produktivitas petani lokal.

Ke depan, Polda Kalsel berencana melakukan panen di lahan seluas 70 hektar di wilayah Sungai Danau, Kabupaten Tanah Bumbu. Dua unit Corn Combine bantuan Pemerintah Provinsi Kalsel akan dimanfaatkan dalam kegiatan panen tersebut.

Baca Juga  Rahmat Serahkan Bantuan Alsintan, Dorong Brigade Pangan Tingkatkan Produksi

Kapolda Kalsel juga menyampaikan bahwa harga jagung di tingkat petani saat ini cukup menggembirakan. Para pengepul membeli hasil panen dengan harga di atas Rp3.800 per kilogram, meskipun kadar air masih di atas 25 persen. “Ini menandakan petani jagung di Kalsel semakin sejahtera karena hasil panennya bernilai tinggi,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada peningkatan hasil produksi, Polda Kalsel juga berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk melakukan penelitian terhadap batu korea. Dari hasil riset, batu tersebut dapat dimodifikasi menjadi biomassa teraktivasi yang mampu mempercepat peningkatan pH tanah. Metode ini dinilai lebih efisien dan ekonomis dibandingkan penggunaan dolomit atau kotoran ayam.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah inovatif Polda Kalsel yang berhasil mengubah lahan rawa menjadi lahan produktif. Ia menegaskan, Kalimantan Selatan kini menjadi contoh nasional dalam pengelolaan lahan basah untuk pertanian.

“Kalimantan Selatan adalah satu-satunya wilayah di Indonesia yang berhasil menjadikan lahan rawa sebagai lahan produktif untuk menanam jagung. Kami mendukung penuh program ketahanan pangan ini, termasuk penyediaan alat pertanian seperti Corn Combine,” ujar Gubernur Muhidin.

Kegiatan tanam jagung kuartal IV tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Gubernur Kalimantan Selatan, Sekda Provinsi Kalsel, Kapolda Kalsel, Kabinda Kalsel, Kepala BNNP Kalsel, Danlanud Syamsuddin Noor, Wakapolda Kalsel, pejabat utama Polda Kalsel, Pimpinan Wilayah Bulog Kalsel, serta Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel. Turut hadir pula tokoh agama K.H. Mukri Yunus dan Guru Adam Noor Syarkawi yang memberikan doa agar program ketahanan pangan ini berjalan sukses dan membawa manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *