MAJALENGKA – Kabupaten Majalengka menjadi tujuan visitasi Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXIII BPSDM Provinsi Jawa Barat. Kunjungan ini dilakukan ke Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UMKM (DK2UKM) Majalengka serta Majalengka Mart, Kamis (18/9/2025).
Sebanyak 15 peserta yang tergabung dalam Kelompok B.1 hadir dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sulawesi Tengah (Palu), Sulawesi Selatan (Palopo), Kalimantan Selatan (Kotabaru), Jawa Barat (Bekasi, Cirebon, Bogor, Pangandaran, Cianjur), hingga Kepulauan Riau (Bintan). Rombongan dipimpin oleh Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Jabar, Drs. Suryana, M.Kes.
“Visitasi ini merupakan agenda pembelajaran lapangan pada tahap ke-4 PKN. Para peserta melakukan kajian, diagnosa, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan, khususnya di DK2UKM Majalengka,” jelas Suryana.
Belajar dari Inovasi GASIK UMKM Majalengka
Salah satu inovasi unggulan Majalengka yang menarik perhatian peserta adalah Gerakan Startup Inovatif dan Kompetitif (GASIK UMKM). Program ini mendorong pelaku UMKM agar lebih inovatif dan kompetitif melalui pendampingan dan bantuan modal.
Setiap tahun, 25 UMKM terbaik hasil seleksi mendapatkan bantuan modal senilai Rp10 juta. Program ini bertujuan mencetak UMKM tangguh dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Kepala Bidang Hubungan Industrial DK2UKM Majalengka, Nana Sujana, menyambut baik kunjungan tersebut. “Semoga sinergi ini membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Peserta Dapat Inspirasi untuk Daerahnya
Salah satu peserta, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, Erwin Simanjuntak, menyebut Majalengka Mart bisa menjadi inspirasi.
“Kami akan coba berkolaborasi dengan Dinas Koperindag untuk membuat pusat pemasaran produk lokal, demi meningkatkan ekonomi masyarakat kecil dan home industri,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Jurainah, SE, MM, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Kotabaru. Ia menilai banyak potensi daerah yang bisa diolah seperti buah pisang, mangga, hingga ikan asap kampung nelayan.
“Semua produk perikanan, perkebunan, dan pertanian bisa dikembangkan seperti di Majalengka Mart ini,” katanya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan pengalaman dan inspirasi dari Kabupaten Majalengka dapat menjadi model pengembangan UMKM di berbagai daerah di Indonesia.












