Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Ekonomi

Pertamina Siapkan 80 Ribu KL Avtur untuk Penerbangan Haji 2026

×

Pertamina Siapkan 80 Ribu KL Avtur untuk Penerbangan Haji 2026

Sebarkan artikel ini
Pengisian avtur pada pesawat Saudia di bandara untuk mendukung operasional penerbangan haji 2026.
Proses pengisian avtur pada pesawat Saudia di bandara embarkasi haji sebagai bagian dari kesiapan penerbangan haji 2026.

JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80 ribu kilo liter (KL) avtur untuk mendukung operasional penerbangan haji 2026 di 14 embarkasi di Indonesia.

Kesiapan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas udara jamaah haji selama dua fase operasional, yakni 22 April–21 Mei 2026 dan 1–30 Juni 2026.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan pasokan avtur dijaga melalui sistem rantai pasok terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok terintegrasi, mulai dari kilang, fuel terminal, hingga layanan into-plane,” ujarnya.

Layanan avtur tersebut mencakup 14 bandara embarkasi haji, yakni Sultan Iskandar Muda, Minangkabau, Hang Nadim, Kualanamu, Sultan Mahmud Badaruddin II, Soekarno-Hatta, Kertajati, Adi Soemarmo, Juanda, Lombok International Airport, Sepinggan, Syamsudin Noor, Hasanuddin, serta Yogyakarta International Airport (YIA) yang menjadi embarkasi baru tahun ini.

Pertamina mencatat kebutuhan avtur pada musim haji 2026 diproyeksikan mencapai lebih dari 80.000 KL, meningkat sekitar 1,2 persen dibandingkan periode sebelumnya dan sekitar 5,6 persen di atas rata-rata penyaluran harian normal.

Selain menjaga pasokan, Pertamina juga mengoptimalkan sistem digital melalui Digital Ground Operation (DGO) untuk memantau pengisian dan distribusi avtur secara real-time.

Sistem tersebut memungkinkan peningkatan transparansi, efisiensi, serta pelacakan distribusi kepada maskapai penerbangan haji seperti Garuda Indonesia dan Saudia.

Pertamina menyatakan kesiapan ini merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran ibadah haji serta menjamin ketersediaan energi sektor aviasi secara andal.

Baca Juga  Pertamina Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoaks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *