Pertamina Patra Niaga melalui program Pertamina Peduli bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatera, menyusul cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang memicu banjir dan longsor selama beberapa hari terakhir. Ribuan warga di Padang Pariaman, Sibolga–Tapanuli, Lhokseumawe, dan Aceh Utara turut terdampak dan harus mengungsi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan percepatan respons dilakukan sejak Rabu (26/11) hingga Jumat (28/11/2025) sebagai wujud komitmen perusahaan untuk hadir dalam situasi darurat.
“Bencana ini membawa tantangan besar bagi masyarakat. Pertamina Peduli hadir secepat mungkin memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, termasuk dukungan LPG untuk dapur umum di posko. Kami ingin memberikan energi yang membantu masyarakat tetap kuat dan segera pulih,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok yang paling mendesak, seperti 1.660 kilogram beras, 774 kardus mi instan, 142 papan telur, 57 kardus minyak goreng, 40 tabung Bright Gas, serta 290 kardus air mineral. Seluruh bantuan disalurkan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah dan BPBD agar menjangkau titik-titik pengungsian yang paling membutuhkan.
Bupati Padang Pariaman, Jhon Kennedy Aziz, mengapresiasi cepatnya dukungan Pertamina bagi warga di daerahnya, khususnya di Kecamatan Ulakan Tapakis yang terdampak paling parah.
“Bantuan ini sangat membantu percepatan pemulihan warga. Kami berharap sinergi seperti ini terus berjalan,” ujarnya.
Kalaksa BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman, turut menyampaikan apresiasi serupa. Ia menegaskan bahwa kebutuhan logistik menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat.
Pertamina memastikan pendampingan tidak berhenti pada tahap tanggap darurat. “Pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan perhatian bersama. Pertamina Patra Niaga akan terus mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar pulih,” tutup Roberth.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina untuk menjaga ketahanan energi sekaligus hadir dalam setiap kebutuhan masyarakat, terutama di masa krisis.












