BANJARBARU — Warga Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di kawasan hutan pada Rabu (29/4/2026) malam.
Korban ditemukan sekitar 500 meter dari tepi jalan dalam kondisi setengah telanjang dan terdapat sejumlah luka akibat kekerasan.
Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi Gunadi mengatakan, di lokasi kejadian petugas juga menemukan sepeda motor milik korban dengan bercak darah.
“Sepeda motor korban ditemukan dalam kondisi utuh, namun terdapat bercak darah di beberapa bagian. Ini menjadi salah satu petunjuk dalam penyelidikan,” ujar Kardi, Kamis (30/4/2026).
Polisi kemudian mengidentifikasi korban berinisial HS (25), warga Komplek Bincau Indah II, Kabupaten Banjar. Korban diketahui berprofesi sebagai pengajar di salah satu pondok pesantren dan juga bekerja sebagai penjaga toko aksesoris.
Menurut Kardi, korban terakhir kali terlihat pada Selasa (28/4/2026) sore. Keluarga mulai khawatir setelah korban dilaporkan hilang dan tidak masuk mengajar.
Untuk mengungkap penyebab kematian, jasad korban dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan pemeriksaan forensik.
Hasil sementara menunjukkan korban meninggal akibat trauma benturan benda tumpul di bagian kepala yang menyebabkan pendarahan fatal. Selain itu, ditemukan sejumlah patah tulang, termasuk pada bagian rahang dan tengkuk.
Polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual, meski korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana.
Temuan luka pada tubuh korban serta hilangnya sejumlah barang milik korban menguatkan dugaan tindak pidana.
“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak terakhir korban,” kata Kardi.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.












