Tanah Laut – Pendapatan daerah Kabupaten Tanah Laut hingga 25 November 2025 mencatat hasil positif dengan realisasi 105,03% dari target, kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanah Laut, Andris Evony, S.STP. Target pendapatan yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp1,83 triliun tercapai sebesar Rp1,92 triliun, meskipun target sempat disesuaikan menjadi Rp1,7 triliun akibat efisiensi dan pemotongan dana.
Beberapa komponen yang telah mencapai atau melampaui target antara lain retribusi penyediaan tempat khusus parkir di luar badan jalan sebesar 120,73% (Rp831,8 juta dari target Rp688,4 juta), pajak daerah mencapai 93,83% (Rp232,5 miliar dari target Rp247,8 miliar), serta komponen lain seperti hasil pengolahan kekayaan daerah dan pendapatan asli daerah lainnya mencapai 96,62%.
Sementara itu, retribusi parkir di tepi jalan umum masih di bawah target dengan realisasi 73,23% atau Rp83,4 miliar dari target Rp113,9 miliar, dan retribusi umum lainnya baru mencapai 86%.
Andris Evony menegaskan, pencapaian ini menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur.
“Alhamdulillah, pendapatan daerah hingga 25 November 2025 menunjukkan hasil yang positif. Kami akan terus berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andris Evony.
Dengan pencapaian ini, diharapkan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan lebih maksimal, termasuk penguatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur penunjang ekonomi daerah.












