JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah empat sekolah dalam daftar prioritas rehabilitasi pada 2026. Dengan penambahan itu, total 11 sekolah akan dibangun atau direhabilitasi menggunakan anggaran sekitar Rp249 miliar.
Keputusan tersebut diambil setelah Pemprov DKI menilai kondisi sejumlah gedung sekolah membutuhkan penanganan segera. Salah satu yang menjadi prioritas adalah SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan yang akan dibangun ulang bersama SDN Kebayoran Lama Selatan 11 dengan anggaran Rp48,1 miliar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan empat sekolah tambahan akan segera diproses setelah tim teknis dibentuk.
“Besok akan dirapatkan kembali, termasuk penunjukan tim teknis dan pengawasnya,” kata Pramono usai meninjau SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jumat (24/7/2026).
Selain SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11, sekolah yang masuk prioritas tahun ini ialah SMAN 102 Jakarta, SDN Cempaka Putih Barat 03, serta SDN Papanggo 01 dan TKN Papanggo 01.
Menurut Pramono, Dinas Pendidikan sebelumnya mengusulkan rehabilitasi total terhadap 22 sekolah. Namun penyesuaian anggaran membuat pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
“Karena ada pemotongan DBH dan efisiensi anggaran, pembangunan belum bisa dilakukan sekaligus,” ujarnya.
Diketahui, saat ini Dinas Pendidikan DKI mencatat ada 22 sekolah yang membutuhkan rehabilitasi total. Namun karena penyesuaian anggaran, baru 11 sekolah yang dipastikan mendapat penanganan pada 2026, sedangkan sisanya dijadwalkan pada 2027.












