Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
AdvertorialTanah Bumbu

Pemkab Tanbu dan BPPSDM KKP Sinergi untuk Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan

×

Pemkab Tanbu dan BPPSDM KKP Sinergi untuk Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan

Sebarkan artikel ini
Foto : Istimewa (mc.tanbu)

Surabaya – Dalam upaya meningkatkan sinergi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KKP). Penandatanganan kerjasama ini berlangsung di Surabaya pada tanggal 19 September 2023.

Yulian Herawati, anggota Tim Kerjasama Daerah Tanbu dan Inspektur pada Inspektorat Tanah Bumbu, menjelaskan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari upaya sinergi pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan melalui program SMART Fisheries Village (SFV) di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kerjasama ini bertujuan untuk menggalang sinergi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan di Bumi Bersujud,” ungkap Yulian saat mendampingi Bupati Tanbu di Surabaya.

Yulian juga menjelaskan bahwa penandatanganan kerjasama ini merupakan bagian dari Forum Kerja Sama Kemitraan Strategis untuk Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan. Sebelumnya, Tanbu telah terpilih sebagai salah satu daerah pengembangan SFV, khususnya di Kampung Patin Desa Sungai Dua (Cekdam), Kecamatan Simpang Empat.

Bupati Zairullah Azhar menyambut baik kerjasama ini dan menganggapnya sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Bersujud. Program SFV sendiri adalah konsep pembangunan desa perikanan yang mengadopsi teknologi komunikasi dan manajemen tepat guna berkelanjutan guna meningkatkan ekonomi masyarakat.

Program SFV juga merupakan model pengembangan desa perikanan pintar yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, akademisi, industri, dan masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan desa-desa perikanan unggulan yang produktif, mampu menerapkan teknologi informasi, mandiri, dan berkelanjutan.

Dengan adanya SFV, diharapkan akan terjadi peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan dukungan bisnis yang terpadu. Program ini juga akan memungkinkan praktik pendidikan bagi peserta didik serta pelatihan bagi masyarakat, dengan pendampingan dari penyuluh perikanan lokal.

Baca Juga  Umumkan Nama-nama Anggota Pansus LKPj Kepala Daerah 2022, DPRD Kapuas Gelar Paripurna

“Program SFV akan mengubah wajah kampung perikanan menjadi lebih berdaya saing, dengan beragam kegiatan ekonomi seperti spot wisata dan produk-produk UMK,” tambahnya. (Red)

 

Sumber : mc.tanahbumbu.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *