Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Dorong Pelaku Usaha Pahami OSS-RBA dan LKPM untuk Tingkatkan Investasi Daerah

×

Pemkab Tanah Bumbu Dorong Pelaku Usaha Pahami OSS-RBA dan LKPM untuk Tingkatkan Investasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Dwi Dibyo Raharjo membuka secara resmi kegiatan Bimtek OSS-RBA dan LKPM di Hotel Ebony Batulicin, Rabu (8/10/2025).
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Dwi Dibyo Raharjo membuka secara resmi kegiatan Bimtek OSS-RBA dan LKPM di Hotel Ebony Batulicin, Rabu (8/10/2025).

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat layanan investasi daerah. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) dan Penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di Hotel Ebony Batulicin, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis (9/10/2025) ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Dwi Dibyo Raharjo, mewakili Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa penerapan OSS-RBA merupakan langkah strategis dalam menciptakan kemudahan berusaha dan meningkatkan kepercayaan investor.

“OSS-RBA bukan sekadar sistem administrasi, tetapi instrumen penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pelaporan LKPM secara tertib. Menurutnya, laporan tersebut menjadi alat evaluasi bagi pemerintah untuk memantau realisasi investasi dan menyiapkan kebijakan pembangunan berbasis data.

“LKPM membantu kami mengetahui perkembangan penanaman modal, sekaligus memastikan dunia usaha berkontribusi optimal terhadap pembangunan daerah,” tambahnya.

Kepala DPMPTSP Tanah Bumbu Andrianto Wicaksono menjelaskan, bimtek ini dilaksanakan karena masih banyak pelaku usaha yang belum memahami secara menyeluruh mekanisme OSS-RBA dan pelaporan LKPM.

“Bimtek ini bertujuan agar pelaku usaha lebih tertib dalam pelaporan dan sadar bahwa data investasi sangat penting bagi arah kebijakan ekonomi daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Tanah Bumbu juga memberikan Piagam Penghargaan Realisasi Investasi Tertinggi Tahun 2025 kepada dua perusahaan berprestasi:

PT Jhonlin Baratama (kategori Penanaman Modal Dalam Negeri/PMDN)

PT Kodeco AgroJaya Mandiri (kategori Penanaman Modal Asing/PMA).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Bersujud.

Baca Juga  Ada Pasar Murah di Angsana, Harga Elpiji 3Kg dan Migor Segini

“Pelaporan LKPM bukan untuk pajak, melainkan untuk memastikan arah pembangunan daerah tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat,” tegas Andrianto.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap seluruh pelaku usaha semakin sadar akan pentingnya transparansi dan kolaborasi dalam membangun iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *