SUKAMARA — Pemerintah Kabupaten Sukamara mendorong keterlibatan dunia usaha melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pemeliharaan infrastruktur jalan pada 2026.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat teknis yang digelar Dinas PUPRPRKP Sukamara bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan terkait.
Kepala Dinas PUPRPRKP Sukamara melalui Kepala Bidang Bina Marga, Adi Rudini, mengatakan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
“Infrastruktur jalan menjadi jalur utama distribusi hasil perkebunan, pertanian, serta akses pelayanan dasar masyarakat,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, tingginya aktivitas angkutan barang turut memicu kerusakan jalan, sementara kemampuan fiskal daerah masih terbatas untuk melakukan perbaikan secara optimal.
Karena itu, pemerintah daerah mendorong kolaborasi dengan perusahaan melalui program CSR, terutama pada ruas jalan yang sering digunakan kendaraan operasional.
“Pemeliharaan jalan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan,” katanya.
Dalam rapat tersebut, dibahas pemetaan ruas prioritas, pembagian peran, standar teknis pemeliharaan, hingga mekanisme pengawasan.
Pemerintah berharap sinergi lintas sektor ini dapat meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.












