KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru mulai menyusun standar operasional prosedur (SOP) untuk memperjelas pembagian peran perangkat daerah dalam pengembangan Geopark Saijaan Bersujud.
Penyusunan SOP tersebut dibahas dalam rapat tata kelola geopark yang dirangkai dengan pengenalan Geosite Tumpang 2 di Ruang Kerja Asisten Administrasi Umum Lantai III Setda Kotabaru, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Geosite Tumpang 2 untuk melihat langsung potensi dan karakter kawasan yang berada relatif dekat dengan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Asisten Administrasi Umum Setda Kotabaru, Anang Muhammad Zen, mengatakan penyusunan SOP diperlukan untuk memperjelas tugas dan kewenangan masing-masing perangkat daerah dalam pengembangan geopark.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan Peraturan Bupati Kotabaru Nomor 75 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Geopark yang menekankan kolaborasi lintas perangkat daerah.
“Melalui Bagian Organisasi perlu ada SOP sehingga menegaskan siapa atau SKPD mana mengerjakan apa sesuai dengan amanah dan kewenangannya,” ujar Zen.
Ia mengatakan pengembangan geopark tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah.
Pengembangan potensi geologi, lingkungan, pendidikan, pariwisata, ekonomi masyarakat hingga infrastruktur membutuhkan keterlibatan berbagai sektor.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Kotabaru M. Octo Brahma Yogayana mengatakan pada tahap awal terdapat empat SOP yang diusulkan dalam tata kelola geopark.
Keempat SOP tersebut meliputi perencanaan dan penganggaran kolaboratif antarinstansi, pembentukan dan operasional tim koordinasi geopark, kolaborasi pendanaan dan sinergi dunia usaha, serta pemantauan, evaluasi dan pelaporan pengembangan geopark melalui dashboard.
Menurutnya, penyusunan SOP tahap awal masih difokuskan pada aspek tata kelola dan belum masuk pada teknis pengembangan tiga pilar geopark.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapat pengenalan mengenai Geosite Tumpang 2 yang saat ini turut dikembangkan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru sebagai salah satu destinasi wisata daerah.












