PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan anak sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus.
Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto, saat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di halaman Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Senin (3/8/2026).
Menurut Fakhriyanto, perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah di berbagai tingkatan.
“Perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa agar setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi,” ujarnya.
Peringatan HAN tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Pemerintah juga mengajak masyarakat mendukung Kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan lingkungan yang ramah anak.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Balangan melepas kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Kwartir Cabang Balangan yang akan mengikuti kegiatan di Cibubur, Jakarta.
Fakhriyanto berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, menjunjung tinggi kekompakan, dan memperkenalkan Kabupaten Balangan selama mengikuti kegiatan.
“Setiap berkenalan atau ada yang bertanya, katakan dengan bangga, ‘Dari Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan,’ agar daerah kita semakin dikenal peserta dari seluruh Indonesia,” katanya.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan peluncuran Gerakan ASN Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Melalui gerakan tersebut, aparatur sipil negara didorong menjadi teladan dalam memenuhi kewajiban membayar pajak.
“Kepatuhan membayar pajak merupakan wujud tanggung jawab ASN dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Fakhriyanto.












