Scroll untuk baca artikel
Sukamara

45 Petugas Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Pemadam Karhutla di Sukamara

×

45 Petugas Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Pemadam Karhutla di Sukamara

Sebarkan artikel ini
Pelatihan dan sertifikasi petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan di Sukamara Kalimantan Tengah
Petugas mengikuti pelatihan dan sertifikasi pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sukamara, Kalimantan Tengah, Januari 2026.

SUKAMARA — Sebanyak 45 petugas mengikuti pelatihan dan sertifikasi pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang digelar di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 13–15 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor PT Sungai Rangit.

Pelatihan tersebut diikuti oleh petugas pemadam karhutla dari berbagai unsur. Sebanyak 32 peserta berasal dari satuan pemadam kebakaran hutan dan lahan PT Sungai Rangit dan PT Usaha Agro Indonesia (UAI), empat peserta dari unsur TNI dan Polri, serta sembilan peserta lainnya merupakan perwakilan dari desa binaan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Pelatihan Perlindungan Hutan dan Lingkungan Hidup (PPI) Kalimantan serta Manggala Agni Daops Kalimantan III Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

General Manager PT Sungai Rangit, Tulus Sihombing, mengatakan pelatihan dan sertifikasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama menjelang musim kemarau.

Menurutnya, kemampuan teknis dan pemahaman prosedur pemadaman menjadi aspek penting yang harus dimiliki petugas, tidak hanya untuk wilayah konsesi perusahaan, tetapi juga untuk membantu penanganan kebakaran di luar area operasional jika dibutuhkan.

“Petugas yang mengikuti pelatihan ini diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh saat bertugas di lapangan, sehingga penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Ketua Panitia Pelatihan, Haryadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memperkuat kemampuan sumber daya manusia dalam pengendalian karhutla. Selain petugas internal perusahaan, pelatihan juga melibatkan perwakilan dari Desa Kartamulia, Desa Babual, Desa Tempayung, dan Desa Sumber Mukti.

“Pelibatan desa binaan menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di sekitar wilayah rawan karhutla,” kata Haryadi.

Baca Juga  Kampanye Akbar H. Masduki - Nur Efendi, Janji Tak Ambil Gaji Jika Jadi Bupati Sukamara

Sementara itu, Kepala Manggala Agni Daops Kalimantan III, Binsar Oktavianus Togatorop, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi tersebut. Ia menilai peningkatan kapasitas petugas pemadam menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Binsar, pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan harus dimanfaatkan secara optimal agar petugas mampu bekerja sesuai standar keselamatan dan prosedur yang berlaku.

Pelatihan dan sertifikasi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla, sekaligus mendorong sinergi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat di wilayah Kabupaten Sukamara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *