BANJARMASIN — Kasus pembunuhan disertai penganiayaan yang menewaskan seorang bidan di Banjarmasin Selatan menggegerkan warga pada Senin malam (20/10/2025). Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 20.10 Wita di Jalan Kelayan A Gang Antasari 2 Nomor 60, Kelurahan Kelayan Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Korban diketahui bernama RH (58), seorang bidan, dan RM (24), mahasiswi yang merupakan anak korban.
Pelaku berinisial AJ (32) diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan dengan dukungan Opsnal Macan Resta Banjarmasin dan Opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda Kalsel.
Berdasarkan keterangan polisi dan saksi, pelaku datang ke rumah korban dengan alasan berobat. Ia membawa sebilah pisau sepanjang sekitar 30 sentimeter yang diselipkan di pinggangnya. Setelah pemeriksaan selesai, pelaku meminta pinjaman uang sebesar Rp500.000, namun korban menolak.
Penolakan tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga akhirnya menyerang korban menggunakan pisau. RH mengalami luka tusuk serius di bagian tubuh vital, sementara anaknya RM yang mencoba menolong juga ditusuk pelaku.
Korban RH meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS Sultan Suriansyah Banjarmasin, sedangkan RM kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Kapolsek Banjarmasin Selatan menjelaskan, pelaku sempat melarikan diri setelah melakukan aksi brutalnya, namun berhasil ditangkap berkat kerja cepat petugas gabungan.
“Motif sementara karena sakit hati usai permintaan pinjaman uang ditolak. Pelaku kini dalam proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Banjarmasin Selatan,” ujar Kapolsek.
Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mendalami latar belakang dan kondisi psikologis pelaku.












