Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Balangan

Pasar Murah ke-35 di Balangan, Gula dan Minyak Diserbu Warga

×

Pasar Murah ke-35 di Balangan, Gula dan Minyak Diserbu Warga

Sebarkan artikel ini
Warga antre beli gula dan minyak di pasar murah Desa Mihu Balangan.
Suasana pasar murah ke-35 di Desa Mihu, Balangan. Warga tampak antre membeli gula dan minyak goreng dengan harga lebih miring, Selasa (2/6/2026). (Foto MC Balangan)

Paringin – Warga Desa Mihu, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, tampak antusias mengantre di lokasi pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, Selasa (2/6/2026). Mereka memanfaatkan momen ini untuk berburu kebutuhan pokok dengan harga lebih bersahabat.

Kegiatan ini merupakan pasar murah ke-35 sepanjang 2026 yang digelar Disperindag Balangan. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan juga ikut serta dalam pelaksanaannya.

Muhammad Iqbal Afriadi, Staf Kemetrologian dan Stabilitas Harga Disperindag Balangan, mengatakan bahwa pasar murah ini diharapkan bisa meringankan beban warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Pasar murah ini merupakan kegiatan yang ke-35 pada tahun 2026. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat Desa Mihu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia juga menyebut apresiasi untuk Pemerintah Desa Mihu dan berbagai pihak yang membantu kelancaran acara. Berkat dukungan mereka, pasar murah berjalan lancar dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kepala Desa Mihu, Mawardi, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Menurutnya, program ini sangat membantu karena sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran.

“Masyarakat kami sangat terbantu, karena harga beberapa kebutuhan pokok di sini lebih murah dibandingkan di pasaran. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau desa-desa lainnya maupun kembali dilaksanakan di Desa Mihu,” imbuhnya.

Salah satu warga, Puji Samuni, mengaku membawa pulang gula, minyak goreng, dan tepung. Alasannya sederhana: harga di pasar murah ini lebih miring daripada di warung atau toko biasa.

“Kalau bisa pasar murah seperti ini terus diadakan supaya masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya polos.

Baca Juga  Wakil Bupati Balangan Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *