Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
BanjarDaerahKalimantan Selatan

Para Jamaah Diduga Keracunan Massal Usai Santap Hidangan Diacara Maulid

×

Para Jamaah Diduga Keracunan Massal Usai Santap Hidangan Diacara Maulid

Sebarkan artikel ini

Bacakabar.id, Martapura – Diduga keracunan massal usai santap makanan pasca kegiatan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bertempat di Kediaman guru Ismail Hasyim, Desa Penggalaman RT 03 Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar. Kamis (20/10/2022)

Sebelumnya Polsek Martapura Barat mendapat Informasi dari Syamsul Maarif tentang hal tersebut di atas.

Pasca kegiatan, sekitar malam hingga pagi harinya banyak warga mengalami muntah dan buang Air Besar (Muntaber) diduga akibat mengkonsumsi makanan nasi bungkus / nasi samin yang mana dibagikan kepada para jamaah yang datang dalam acara tersebut.

Menurut Kapolsek Martapura Barat Iptu Komari, S.H., sampai dengan saat ini ada beberapa warga yang memeriksakan diri di Balai Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar dan di kediaman Ketua RT dengan mendapatkan fasilitas pelayanan dari UPT Puskesmas Martapura Barat dan Public Safety Center 119 Intan Banjar / Dinkes Kabupaten Banjar (dengan keluhan warga yakni mengalami muntah-muntah dan buang Air Besar).

Dari kejadian tersebut di atas sampai saat ini belum terdapat korban jiwa.

Ditambahkan Kapolsek Martapura Barat bahwa tim forkopimcam Martapura Barat beserta petugas kesehatan UPT Martapura Barat dan Public Safety Center 119 Intan Banjar / Petugas Dinkes Kabupaten Banjar siaga dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban yang diduga keracunan tersebut dan mendirikan pos pelayanan kesehatan sementara di Balai Desa Penggalaman oleh UPT Puskesmas Martapura Barat dan Dinkes Kabupaten Banjar.

Kemudian melakukan pengambilan sampel makanan untuk kemudian akan dilakukan uji sample makanan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Banjarbaru. (Faisal/Ril)

Baca Juga  PTM STKIP Paris Berantai Sudah Dimulai Dengan Prokes Ketat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *