BANJARMASIN – Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 kembali diperpanjang tujuh hari. Keputusan tersebut diambil Basarnas setelah evaluasi bersama seluruh unsur SAR karena masih banyak korban yang belum ditemukan.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo Nur Sasongko menyampaikan keputusan itu pada Sabtu (26/9/2026) malam.
Selama masa perpanjangan, tim SAR gabungan tetap memusatkan pencarian di sekitar bangkai kapal. Penyelaman menjadi salah satu metode utama karena masih ada dugaan korban berada di dalam badan kapal.
Basarnas akan mengevaluasi operasi setiap tiga hari untuk melihat perkembangan pencarian dan menentukan langkah berikutnya sesuai kondisi di lapangan.
Kekuatan penyelam juga ditambah. Saat ini terdapat 35 penyelam yang terlibat, ditambah 19 penyelam TNI Angkatan Laut dan delapan penyelam profesional.
KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Kalimantan Selatan saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Kapal tersebut membawa 243 penumpang.
Sejak kecelakaan terjadi, tim SAR gabungan terus mencari penumpang yang belum ditemukan, termasuk dengan melakukan penyelaman ke bagian dalam bangkai kapal.
Hingga kini, DVI Bidokkes Polda Kalimantan Selatan telah menerima 53 jenazah korban. Sebanyak 25 jenazah di antaranya telah teridentifikasi.












