Bacakabar.id Banjarmasin – Perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Se Kalimantan Selatan, menggelar orasi di kawasan nol kilometer Banjarmasin, Jum’at, (2/6/2023).
Bertepatan dengan hari lahir Pancasila ini para demonstran menyuarakan keinginan masyarakat seperti kasus penyerobotan tanah dan kerusakan jalan.
Aliansyah, salah seorang orator meyuarakan, belum tuntasnya perkara-perkara di Banua. Sungguh tidak sesuai dengan sila ke-5 dalam Pancasila “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia” yang seakan-akan peringatan Hari Lahir Pancasila hanya acara seremonorial semata yang tidak menyentuh kemasyarakat dalam prakteknya di sistem peraturan dan UU daerah.
“Dalam Pancasila yang ke-5 sudah tentu kita apa maksudnya dan itu belum terpenuhi bagi kita di Kalimantan Selatan ini, banyaknya penyerobotan tanah lawan warga oleh perusahaan-perusahaan besar di kalsel di kalahkan kepemilikannya saat di pengadilan, ini lah ketidak adilan tersebut malah mereka (warga) yang terpenjara”. Ujarnya miris hati.

Kemudian lagi, kasus perkara kepemilikan tanah SHM 179 Milik Chandra Gozali yang di kuasai PT Japfa Compeed Indonesia yang nyata-nyata SHM nya jelas milik Chandra Gozali.
Juga Kasus pabrik semen KONTRA yang beroperasi di Tabalong, yang truk-truknya beroperasi muatanya melebihi standart sehingga membuat jalan-jalan di sana rusak dan di harapkan pemerintah daerah jangan diam saja sesuai yang tertuang dalam UU lalu lintas No 22 Tahun 2009.
Belum selesainya masalah perbaikan jalan di kilometer 171 Satui, Tanah Bumbu, juga di singgung Aliansyah dalam orasinya. Karena sejauh ini belum adanya solusi dari pusat tentang perbaikan jalan yang seharusnya jadi prioritas Pusat karena jalan tersebut merupakan jalan yang nantinya menuju ke IKN.
“Tentunya Presiden Jokowi harusnya wajib memprioritaskannya, karena Kalsel adalah penyumbang terbesar APBN Nomer 2 Se-Indonesia dari sektor Pertambangan.” Ujarnya.
Dengan berpegang sila ke-5 dari Pancasila, tentunya tidak lah sesuai dengan permasalahan-pernasalah tersebut di atas.
“Semoga nantinya dengan momentum Hari Lahir Pancasila 01 Juni 1945-01 Juni 2023
Pemerintah Pusat mendengar keluhan warga Kasel lewat orasi yang kami suarakan ini,” Pungkas Aliansyah LSM BABAK Kalsel. (dwan)












