Trenggalek – Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu tanah longsor yang menimpa rumah milik Sarip (60) di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat malam (31/10/2025).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, saat lima orang berada di dalam rumah. Tebing setinggi belasan meter ambruk dan langsung menimpa bangunan.
Kapolsek Bendungan, AKP Rudi Sugiarto, mengatakan longsor terjadi di dua titik, yaitu Dusun Soko dan Dusun Banaran. Longsor di Dusun Soko menutup akses jalan utama desa, sementara di Dusun Banaran, material tanah menimpa rumah milik Sarip.
“Sejak pukul 22.00 WIB, tim gabungan dari Polsek Bendungan, BPBD, Basarnas, Koramil, dan warga langsung melakukan evakuasi,” ujar AKP Rudi.
Dalam proses pencarian, Sarip dan istrinya, Welas (53), ditemukan meninggal dunia. Sementara satu korban, Wijianto (30), berhasil diselamatkan dengan luka dan kini dirawat di RSUD dr. Sudomo Trenggalek.
Dua korban lainnya, Fajar Puji Wibowo (19) dan Rohman (15), hingga kini masih diduga terjebak di bawah reruntuhan rumah. Proses evakuasi sempat dihentikan pada pukul 00.30 WIB karena kondisi tanah labil dan minim pencahayaan.
“Pencarian dilanjutkan pagi hari dengan bantuan alat berat. Namun, medan berat dan risiko longsor susulan masih menjadi tantangan petugas di lapangan,” tambahnya.
