BACAKABAR.ID, BALANGAN – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, Supianor, memberikan apresiasi tinggi atas padatnya agenda kegiatan Pemkab menjelang tutup tahun 2025. Ia menilai rangkaian acara, mulai dari festival budaya hingga munajat keagamaan, telah menciptakan multi-efek positif yang signifikan bagi pergerakan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Ya, di mana ada keramaian, di situ pasti ada peluang bisnis, dan dalam hal ini UMKM yang paling diuntungkan,” tegas Supianor, Kamis (4/12/2025).
Supianor menjelaskan, dampak keramaian ini meluas melampaui UMKM. Selain menggerakkan roda ekonomi lokal, sektor pariwisata Balangan juga ikut terangkat. Destinasi seperti Batarius dan objek wisata lainnya menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung luar daerah.
“Kalau berbicara pariwisata, maka efek ekonominya juga merambah di luar UMKM. Contohnya, wisma Manyandar dan hotel yang sudah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Balangan pasti mengalami peningkatan okupansi,” tambahnya.
Ia menyoroti berbagai kegiatan besar yang diselenggarakan, seperti Festival Dayak Meratus, pengenalan budaya Balida Rancah Mampulang, serta rangkaian acara keagamaan seperti Balangan Bermunajad 2025 dan Balangan Bersholawat 2025. Menurutnya, kegiatan-kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menambah warna dan kekayaan sosial masyarakat.
Meskipun memberikan apresiasi, Supianor tidak lupa memberikan pengingat keras kepada semua pihak terkait. Ia menekankan bahwa pergerakan ekonomi yang masif ini harus diimbangi dengan tata kelola anggaran yang bersih.
“Pengguna anggaran harus benar-benar transparan dan sesuai peruntukan agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” tegas anggota dewan tersebut.
Peringatan ini menjadi penekanan penting bahwa dukungan legislatif terhadap program-program yang menggerakkan ekonomi harus berjalan selaras dengan prinsip akuntabilitas publik.












