Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Lapas Batulicin Panen 35 Kg Kangkung, Warga Binaan Didorong Mandiri dan Produktif

×

Lapas Batulicin Panen 35 Kg Kangkung, Warga Binaan Didorong Mandiri dan Produktif

Sebarkan artikel ini
Petugas dan warga binaan Lapas Batulicin memanen kangkung sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan.
Petugas Lapas Batulicin bersama warga binaan memanen kangkung hasil program pembinaan kemandirian di area pertanian Lapas Batulicin, Selasa (3/2/2026).

BATULICIN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin memanen 35 kilogram kangkung dari lahan pertanian internal yang dikelola bersama warga binaan, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.

Panen dilakukan di area sarana pertanian Lapas Batulicin, yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai lahan tidur. Program ini sejalan dengan Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di lingkungan lapas dan rumah tahanan.

Sejak tahap awal, warga binaan terlibat langsung dalam proses budidaya kangkung, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Pendampingan dilakukan oleh petugas pembinaan sebagai bagian dari pembelajaran keterampilan praktis.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menegaskan bahwa program pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada pembentukan karakter warga binaan.

Program ini, kata Harry, dirancang untuk menanamkan nilai kerja keras, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama, sekaligus memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah warga binaan kembali ke masyarakat.

Seorang warga binaan berinisial M mengaku kegiatan berkebun memberi pengalaman baru yang positif selama menjalani masa pidana. Selain mengisi waktu dengan aktivitas produktif, mereka juga merasa terlibat langsung dalam upaya mendukung ketahanan pangan.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin Arifin Akhmad menekankan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pembinaan yang terus dikembangkan di Lapas Batulicin.

Menurut Arifin, panen kangkung merupakan bukti bahwa lembaga pemasyarakatan dapat berperan sebagai institusi yang produktif dan berdampak nyata bagi lingkungan sekitar. Hasil panen tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur sehat Lapas Batulicin, sementara sebagian lainnya akan dipasarkan ke masyarakat.

Baca Juga  Lapas Batulicin Gelar Upacara HUT KORPRI ke-54, Tegaskan Komitmen Pengabdian ASN

Ke depan, Lapas Batulicin berkomitmen memperluas pengelolaan lahan pertanian dengan menanam berbagai komoditas bernilai ekonomis. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas selama masa pembinaan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang relevan dan berkelanjutan.

Melalui program pertanian ini, Lapas Batulicin menegaskan perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjalankan fungsi pemasyarakatan secara utuh—membina warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *