Banjarnegara, bacakabar – KORPRI Kabupaten Banjarnegara menunjukkan kepedulian terhadap anggotanya dengan menyalurkan dana sosial kepada 279 penerima, Kamis (26/6/2025). Mereka terdiri dari ASN yang pensiun, mutasi, pensiun PPPK, dan ahli waris ASN yang meninggal dunia.
Sekretaris Daerah Banjarnegara, Drs. Indarto M.Si, yang juga menjabat Ketua Dewan Pengurus KORPRI Banjarnegara, menyerahkan dana sosial secara simbolis di Gedung KORPRI. Ia menyerahkan bantuan kepada Supriyadi M.Pd (purna tugas), Dwi Yuli Astuti (mutasi), dan ahli waris almarhumah Agustin Isnaeni.
Indarto menyampaikan apresiasi atas pengabdian para ASN dan menegaskan bahwa dana sosial ini merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah.
“Kami menghargai setiap dedikasi yang Bapak Ibu berikan. Meskipun sudah purna tugas atau berpindah, semangat pengabdian tetap menjadi teladan,” ujar Indarto.
Ia menambahkan, pemerintah tidak pernah melupakan jasa para ASN. “Bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan pengabdian Bapak Ibu, namun inilah bentuk nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli,” katanya.

KORPRI menyalurkan dana sosial kepada 242 ASN pensiun dengan masing-masing menerima Rp2,5 juta. Sembilan ahli waris ASN yang wafat memperoleh Rp3,5 juta. Dua pensiunan PPPK menerima Rp500 ribu per orang, dan satu ASN yang pensiun sejak 2021 mendapatkan Rp2,25 juta. Sementara itu, 25 ASN yang mutasi ke luar daerah menerima bantuan sesuai masa kerja, antara Rp1 juta hingga Rp2 juta.
Sudarmono, ASN yang mutasi awal tahun ini, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. “Saya merasa tetap menjadi bagian dari Banjarnegara. Terima kasih atas perhatiannya,” ungkapnya.
Sekretaris KORPRI Banjarnegara, Noviyanto Kusumawijaya, menyampaikan bahwa dana sosial ini berasal dari iuran anggota dan dikelola secara gotong royong. “Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk empati antarsesama. Di KORPRI, solidaritas adalah kekuatan utama,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Banjarnegara berharap semangat kebersamaan terus tumbuh dan menjadi budaya kerja ASN lintas generasi.
