Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Nasional

Sempat Viral, Khairun Nisa Ditawari Pendidikan Pramugari Gratis

×

Sempat Viral, Khairun Nisa Ditawari Pendidikan Pramugari Gratis

Sebarkan artikel ini
Khairun Nisa mendapat tawaran pendidikan pramugari gratis setelah viral menyamar sebagai awak kabin
Khairun Nisa, perempuan yang sempat viral karena menyamar sebagai pramugari, kini mendapat tawaran pendidikan pramugari gratis dari lembaga pelatihan resmi.

Jakarta — Perempuan bernama Khairun Nisa alias Nisya, yang sempat viral setelah menyamar sebagai pramugari, kini mendapat kesempatan untuk menempuh pendidikan pramugari secara resmi.

Sekolah pramugari Aeronef Academy Indonesia menawarkan pendidikan pramugari tanpa biaya kepada Nisya. Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun resmi media sosial lembaga tersebut, Selasa (13/1/2026).

Dalam keterangannya, Aeronef Academy menyatakan mengundang Nisya untuk mengikuti pendidikan pramugari dengan pembiayaan penuh. Lembaga itu menilai Nisya memiliki tekad kuat untuk mewujudkan cita-citanya, meski sebelumnya menempuh cara yang keliru.

Sebelumnya, Nisya menjadi perhatian publik setelah diamankan aparat kepolisian karena menyamar sebagai awak kabin maskapai Batik Air. Perempuan asal Palembang itu mengaku nekat melakukan penyamaran karena malu kepada orang tuanya.

Ia mengaku pernah menjadi korban penipuan oleh seseorang yang menjanjikan kelulusan sebagai pramugari dengan imbalan uang sekitar Rp30 juta. Setelah dana tersebut diserahkan, janji itu tidak pernah terwujud.

Dalam kondisi terdesak dan telah terlanjur menyampaikan kabar kepada keluarganya bahwa ia akan bekerja sebagai pramugari, Nisya kemudian menyamar sebagai awak kabin dan bergabung bersama kru penerbangan dari Palembang menuju Jakarta.

Aksi tersebut akhirnya terungkap setelah awak kabin lain menyadari kehadiran Nisya tidak terdaftar dalam manifest kru. Setibanya di Jakarta, Nisya diamankan dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Setelah dilakukan klarifikasi, kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum.

Menanggapi peristiwa tersebut, Aeronef Academy menyatakan melihat sisi perjuangan dan niat Nisya untuk membanggakan orang tuanya. Lembaga pendidikan itu menyebut kesempatan belajar diberikan agar Nisya dapat menempuh jalur yang benar dan profesional.

Pihak Aeronef Academy juga mengajak Nisya untuk segera menghubungi pihak sekolah guna menindaklanjuti tawaran pendidikan tersebut.

Baca Juga  Satlantas Kotabaru Tertibkan Pengendara Perokok dengan Cara Humanis, Bagikan Asbak Portabel

Kasus ini kembali menjadi pengingat akan maraknya penipuan berkedok rekrutmen kerja di sektor penerbangan, sekaligus pentingnya memastikan setiap proses perekrutan dilakukan melalui jalur resmi dan terverifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *