Batulicin – Rapat evaluasi digelar Dekranasda Tanah Bumbu di gerai mereka yang berada di Simpang Empat, Senin (8/6/2026). Ketuanya, Andi Irmayani Rudi Latif, langsung memimpin jalannya diskusi.
Pembahasan menyentuh sejumlah hal. Mulai dari pengawasan produk, layanan ke masyarakat, hingga pendampingan untuk UMKM lokal.
Yang ditekankan dalam rapat: kualitas produk dan pelayanan di gerai Dekranasda harus terus diawasi. Soalnya, itu penting untuk menjaga kepercayaan publik. Produk yang dijual juga wajib punya standar bagus biar mampu bersaing di pasar yang lebih besar.
Dekranasda juga ingin mutu produk lokal ditingkatkan lewat pembinaan rutin. Targetnya, kerajinan khas Tanah Bumbu bisa makin dikenal dan kompetitif, baik di tingkat regional maupun nasional.
Fasilitas promosi dan pemasaran juga dibahas. Menurut mereka, sarana yang memadai bakal bikin pengunjung nyaman sekaligus membantu UMKM berkembang.
Tak cuma itu, Dekranasda merencanakan pelatihan khusus untuk penenun dan penjahit. Harapannya, setelah dilatih, mereka bisa bikin produk yang lebih inovatif, berkualitas, dan laku di pasaran.
Dekranasda berkomitmen membuka pintu lebih lebar bagi UMKM Tanah Bumbu. Mereka difasilitasi untuk naik kelas, mulai dari pengembangan usaha, promosi, hingga peningkatan kapasitas.
“Kami berharap produk lokal Tanah Bumbu makin berkembang dan dikenal luas. Lewat pembinaan, peningkatan kualitas, dan dukungan berkelanjutan, Dekranasda akan terus mendorong perajin dan UMKM agar bisa menghasilkan produk unggulan yang berdampak pada ekonomi masyarakat,” ujar Andi Irmayani.












