Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Kotabaru

Kaspul Anwar Prioritaskan Infrastruktur dan Pemberdayaan dalam Rencana Pembangunan Desa 2025

×

Kaspul Anwar Prioritaskan Infrastruktur dan Pemberdayaan dalam Rencana Pembangunan Desa 2025

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Sungai Pasir, Kaspul Anwar, memberikan penjelasan terkait prioritas pembangunan desa tahun 2025 kepada media, Rabu (9/7/2025). (Foto: Dokumentasi Pemdes Sungai Pasir)
Kepala Desa Sungai Pasir, Kaspul Anwar, memberikan penjelasan terkait prioritas pembangunan desa tahun 2025 kepada media, Rabu (9/7/2025). (Foto: Dokumentasi Pemdes Sungai Pasir)

Kotabaru, bacakabar  – Kepala Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kaspul Anwar, menegaskan bahwa ia menyusun seluruh rencana pembangunan desa tahun anggaran 2025 berdasarkan hasil musyawarah warga. Pemerintah desa tidak asal membuat program, melainkan mengutamakan masukan dari masyarakat.

“Kami menggelar musyawarah mulai dari tingkat RT, dusun, hingga desa. Semua usulan warga kami rekap dan jadikan dasar penyusunan RKPDes,” ujar Kaspul saat ditemui di Kantor Desa Sungai Pasir, Rabu (9/7/2025).

Pemerintah Desa Sungai Pasir memilih fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan kelompok rentan. Dalam bidang infrastruktur, mereka mengalokasikan anggaran untuk pengerasan dan semenisasi jalan di lingkungan RT menggunakan dana ADD. Selain itu, mereka membangun jalan utama desa dan melakukan pavingisasi akses jalan menuju permukiman warga.

“Kami tidak bisa membangun semua sekaligus. Jadi kami pilih program yang paling dibutuhkan warga,” kata Kaspul.

Di bidang pemberdayaan, pemerintah desa menjalankan program kesehatan untuk lansia, gizi dan pencegahan stunting untuk balita dan ibu hamil, serta penyuluhan antinarkoba untuk remaja. Kaspul menegaskan bahwa pihaknya tak bisa mengabaikan kelompok rentan.

“Lansia rentan sakit, anak-anak rentan stunting, dan remaja rentan pengaruh narkoba. Kami harus bertindak cepat dan terarah,” tegasnya.

Kaspul juga mengakui bahwa keterlambatan pencairan dana menjadi tantangan dalam pelaksanaan program. “Kalau dana turun di bulan Desember, lebih baik kami silpakan. Karena kami tidak mau pembangunan terburu-buru dan menyalahi aturan,” ujarnya.

Desa Sungai Pasir memiliki 12 RT dan 4 dusun. Dengan total anggaran Rp2,94 miliar (Rp2 miliar dari ADD dan Rp940 juta dari Dana Desa), Kaspul bersama jajarannya terus mendorong pembangunan yang efektif, transparan, dan pro-rakyat.

Baca Juga  Majelis Ta’lim Anisa Pulau Laut Utara Bentuk Pengurus Cabang Wanita Islam

“Kami tetap berpegang pada skala prioritas. Dengan wilayah seluas ini, kami tidak bisa asal bangun, harus sesuai kapasitas dan kebutuhan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *