Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Peristiwa

Karyawan Rumah Makan di Palangka Raya Ditemukan Meninggal di Kamar, Polisi Selidiki Penyebabnya

×

Karyawan Rumah Makan di Palangka Raya Ditemukan Meninggal di Kamar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi jenazah karyawan rumah makan oleh petugas di Palangka Raya setelah ditemukan meninggal dunia di dalam kamar.
Petugas kepolisian bersama tim emergency response mengevakuasi jenazah seorang karyawan rumah makan yang ditemukan meninggal dunia di kamar tempat tinggalnya di kawasan Jalan Rajawali, Palangka Raya, Senin (2/3/2026). (Foto: Dayaknews untuk Bacakabar).

Palangka Raya – Seorang karyawan rumah makan ayam geprek ditemukan meninggal dunia di kamar tempat tinggalnya di Jalan Rajawali, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Senin (2/3/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial NM (26), pria asal Nusa Tenggara Timur yang telah bekerja di Palangka Raya selama sekitar dua tahun. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh rekan kerjanya sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa tersebut bermula ketika saksi, Astri Wahyu Wijayanti, berusaha membangunkan korban untuk memulai aktivitas kerja. Namun saat memasuki kamar yang tidak terkunci, saksi mendapati korban dalam posisi menyamping dan tidak merespons panggilan.

Saksi kemudian meminta bantuan rekan kerja lainnya, Firmansyah, untuk memastikan kondisi korban. Setelah memastikan korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, keduanya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Palangka Raya.

Petugas dari SPKT bersama Unit Inafis Polresta Palangka Raya segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban guna kepentingan penyelidikan.

Jenazah selanjutnya dievakuasi oleh Tim Emergency Response bersama Rescue Damkar Dishut ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan keterangan dokter forensik dr. Ricka Brillianty, Sp.KF, korban diperkirakan telah meninggal sekitar lima jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya luka akibat kekerasan. Dugaan awal kematian berkaitan dengan kondisi kesehatan atau penyakit bawaan,” ujar dr. Ricka melalui keterangan petugas kepolisian.

Polisi juga masih mendalami informasi dari sejumlah saksi, termasuk keterangan bahwa korban sempat mengeluhkan mengalami kecelakaan ringan pada malam sebelum ditemukan meninggal.

Baca Juga  Petasan Meledak di Yogya, Empat Santri Luka-luka

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Sejauh ini belum ditemukan indikasi tindak pidana,” kata petugas.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *