MALANG — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Malang menyiapkan layanan konsultasi satu pintu bagi perusahaan yang ingin mengikuti Program Pemagangan Nasional bagi lulusan perguruan tinggi.
Layanan tersebut disiapkan untuk membantu perusahaan memperoleh informasi mengenai persyaratan dan proses pendaftaran sebagai penyelenggara magang melalui platform MagangHub.
Rencana itu disampaikan Wakil Ketua Bidang SDM, Ketenagakerjaan dan Perempuan Kadin Kabupaten Malang, Lilik Widyawati, setelah mengikuti Coaching Clinic atau Layanan Konsultasi Pendaftaran Penyelenggara Magang Nasional di Graha Kadin Jawa Timur, Surabaya, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada 12–13 Oktober 2026 tersebut ditujukan untuk meningkatkan partisipasi perusahaan sebagai penyelenggara Program Pemagangan Nasional Angkatan II Batch 3 Tahun 2026.
Dalam kegiatan itu, perusahaan mendapat penjelasan teknis mengenai SIAPkerja, WLKP, dan MagangHub, termasuk persyaratan, tata cara pendaftaran, proses pengajuan, serta penanganan kendala teknis.
Lilik mengatakan, Program Pemagangan Nasional perlu diselaraskan dengan program kerja Kadin Kabupaten Malang, khususnya di bidang sumber daya manusia dan ketenagakerjaan.
“Saya selaku Wakil Ketua Bidang SDM, Ketenagakerjaan dan Perempuan dari KADIN Kab Malang akan menselaraskan program kerjanya terkait Program Pemagangan Nasional bagi lulusan perguruan tinggi,” ujarnya kepada bacakabar.id.
Menurut Lilik, Kadin Kabupaten Malang akan menjaring perusahaan yang berpotensi menjadi penyelenggara magang nasional. Perusahaan tersebut akan mendapatkan pendampingan terkait persyaratan dan proses pendaftaran melalui MagangHub.
“Kami nanti akan menjaring perusahaan-perusahaan agar bisa konsultasi secara teknis, melalui satu pintu yaitu di KADIN Kabupaten Malang,” kata Lilik.












