Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Religi

Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul ke-21 di Barito Kuala

×

Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul ke-21 di Barito Kuala

Sebarkan artikel ini
Ribuan jamaah menghadiri peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul ke-21 di Majelis Thoha 77 Barito Kuala Kalimantan Selatan
Ribuan jamaah memadati Majelis Ilmu dan Dzikir Thoha 77 di Barito Kuala saat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Haul Guru Sekumpul ke-21.

Barito Kuala – Ribuan jamaah memadati kawasan Jalan Ray 5, Desa Panca Karya, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Ahad (18/1/2026). Mereka menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Haul Guru Sekumpul ke-21 yang digelar Majelis Ilmu dan Dzikir Thoha 77.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA itu menjadi momentum penguatan spiritual sekaligus ajang silaturahmi umat Islam dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Jamaah tampak khidmat mengikuti rangkaian acara yang diisi pembacaan surah-surah pilihan, Maulid Habsyi, tilawah Al-Qur’an, ceramah agama, hingga tahlil dan doa bersama.

Pimpinan Majelis Ilmu dan Dzikir Thoha 77, Habib Jafar Ali bin Abu Bakar Al Qadrie, menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj dan haul ulama merupakan sarana meneladani perjalanan ruhani Rasulullah SAW serta perjuangan para ulama dalam menyebarkan dakwah.

“Isra Mi’raj mengajarkan pentingnya shalat dan kedekatan hamba dengan Allah SWT. Sementara haul ulama mengingatkan kita pada peran mereka sebagai pewaris dakwah Rasulullah,” ujar Habib Jafar di hadapan jamaah.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kalimantan Selatan, perwakilan Polda Kalsel, Korem, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta Pemerintah Kabupaten Barito Kuala sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam yang menyejukkan umat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin, mengapresiasi perkembangan Majelis Thoha 77 yang dinilainya terus tumbuh dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Ini kali kedua saya hadir di sini. Dari yang awalnya puluhan jamaah, kini berkembang menjadi ribuan. Ini contoh dakwah yang membumi dan menyentuh masyarakat,” katanya.

Ia juga menilai kehadiran penceramah internasional asal Malaysia, Prof. Dr. Assayed Hamid bin Ali Al-Mahdaly, sebagai kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Baca Juga  Pemkab Kotabaru Perkuat Layanan Publik Lewat Kerja Sama dengan Ombudsman RI

Dalam ceramahnya, Prof. Assayed Hamid menyampaikan kekaguman terhadap masyarakat Banjar yang dikenal religius dan dermawan. Ia menyebut Kalimantan Selatan sebagai daerah yang penuh keberkahan.

“Ini adalah baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang subur dan dilimpahi ampunan Allah,” ujarnya.

Ia juga memanjatkan doa khusus bagi warga Kalimantan Selatan yang terdampak banjir agar diberikan kesabaran dan keberkahan atas ujian yang dihadapi.

Sementara itu, Kyai Drs. KH. M. Ilyas, M.Ag yang memimpin tahlil dan doa penutup, menyebut kehadiran para ulama dan tokoh nasional sebagai berkah bagi masyarakat setempat.

“Para ulama datang dari jauh untuk memberi nasihat kepada umat. Ini teladan yang harus kita jaga dan lanjutkan,” katanya.

Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul ini diharapkan menjadi penguat nilai keislaman, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *