Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Dunia–Internasional

Iran Klaim Serang Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln, Pentagon Belum Beri Konfirmasi

×

Iran Klaim Serang Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln, Pentagon Belum Beri Konfirmasi

Sebarkan artikel ini
Kapal induk AS USS Abraham Lincoln berlayar di laut bersama kapal pengawal, sumber foto media sosial.
Kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln berlayar bersama armada pengawal di kawasan perairan Timur Tengah. Kapal ini disebut dalam klaim serangan yang disampaikan Garda Revolusi Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. (Foto: media sosial)

JAKARTA — Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln menggunakan rudal balistik di kawasan Teluk, menyusul meningkatnya ketegangan pascaserangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Dikutip dari detikcom, yang melansir Al Jazeera, Minggu (1/3/2026), IRGC menyebut kapal induk tersebut menjadi sasaran serangan balasan Iran.

“Kapal induk AS Abraham Lincoln dihantam oleh empat rudal balistik,” demikian pernyataan Garda Revolusi Iran.

Iran juga menyampaikan peringatan keras terhadap kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan, dengan menyebut wilayah daratan maupun perairan dapat menjadi medan konflik terbuka.

USS Abraham Lincoln diketahui telah beroperasi di wilayah Laut Arab sejak akhir Januari sebagai bagian dari penguatan kehadiran militer AS di Timur Tengah.

Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari militer Amerika Serikat terkait klaim serangan tersebut, termasuk mengenai kemungkinan kerusakan maupun korban jiwa.

Ketegangan kawasan meningkat setelah operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang disebut “Epic Fury” dilaporkan menargetkan sejumlah fasilitas strategis Iran pada Sabtu (28/2).

Sebagai respons, Iran meluncurkan sejumlah serangan balasan terhadap target militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Situasi keamanan regional masih berkembang, sementara komunitas internasional menyerukan penahanan diri guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Baca Juga  Menjelajahi Kehidupan Satwa Liar di Johor Zoo, Kebun Binatang Tertua di Malaysia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *