Tanah Laut, bacakabar – Seorang ibu yang berprofesi sebagai tukang pijat tak kuasa menahan air mata saat menerima bendera Merah Putih dari petugas Kecamatan Kintap. Ia mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, sehingga pemberian bendera ini sangat berarti menjelang Hari Kemerdekaan ke-80.
Ibu tersebut mengungkapkan bahwa untuk membeli beras saja sudah terasa berat. Karena itu, saat menerima bendera Merah Putih secara gratis, ia merasa sangat tersentuh dan langsung memeluk petugas kecamatan yang menyerahkannya.
“Terima kasih kepada pihak kecamatan. Saya senang bisa mengibarkan bendera ini di rumah. Walaupun hidup sulit, saya tetap ingin ikut merayakan kemerdekaan,” ujarnya dengan haru.
Momen ini terjadi dalam rangkaian kegiatan pembagian 50 bendera Merah Putih oleh Kecamatan Kintap kepada warga kurang mampu di empat desa. Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional pembagian bendera dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia.
Camat Kintap menyampaikan bahwa pembagian bendera ini bukan hanya simbol perayaan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu, agar mereka tetap bisa berpartisipasi menyemarakkan Hari Kemerdekaan.
“Kami ingin semangat kemerdekaan dirasakan oleh semua kalangan, termasuk mereka yang secara ekonomi masih terbatas,” ungkap perwakilan kecamatan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat desa.












