ORGANISASI perdamaian internasional Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) menggelar pemutaran film dokumenter Peacemaker di Red Carpet Cinema 1, Shangri-La Plaza Mall, Filipina, Sabtu (19/7/2025). Acara ini mempertemukan pemimpin muda, pendidik, tokoh agama, dan aktivis perdamaian.
Peacemaker mengisahkan perjuangan Ketua HWPL, Lee Man-hee, veteran perang Korea Selatan, yang mengampanyekan perdamaian global. Film ini menyoroti inisiatif nyata seperti Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang (DPCW), pendidikan perdamaian akar rumput, dialog antaragama, dan misi diplomatik lintas benua—termasuk di Bangsamoro, Filipina.
“Film ini sangat menarik. Strategi Ketua Lee mengangkat isu perdamaian hingga ke level global dan PBB,” kata Gregory Banzon, COO Century Pacific Foods.
“Awalnya saya kira Peacemaker soal pahlawan super. Ternyata, HWPL memang menjadi pahlawan perdamaian masa kini,” ucap Ivan Gozum, dosen Universitas Santo Tomas.
“Dunia butuh perdamaian. HWPL mencoba menyatukan umat manusia,” ujar pendeta Hindu, Archarya Prem Shankaranand Tirth.
HWPL mendorong keterlibatan masyarakat global, termasuk generasi muda Filipina, untuk aktif menjaga perdamaian di komunitas masing-masing.












