HWPL Gelar Penunjukan Duta Publisitas

  • Bagikan

Jakarta – Pada tanggal 29 Januari 2022 digelar kegiatan Penunjukan Duta Publisitas HWPL & Upacara Penandatanganan MOU yang diselenggarakan oleh Budaya Surgawi, Perdamaian Dunia, Pemulihan Terang (HWPL) diadakan online pada pukul 4:00 sore (KST).

Sebanyak 32 peserta mengikuti acara tersebut, termasuk 16 profesional media dari Asia dan staf Departemen Humas HWPL.

HWPL adalah singkatan dari Budaya Surgawi, Perdamaian Dunia, Pemulihan Terang, ini adalah LSM perdamaian internasional berbasis di Korea yang terdaftar di bawah DGC PBB dan ECOSOC PBB.

Sejak 2013, organisasi tersebut telah berkomitmen pada berbagai kegiatan perdamaian untuk perdamaian dunia dan penghentian perang.

Ke-12 cabang HWPL bekerja sama dengan media dari total 197 negara. Diantaranya, terdapat 176 duta publisitas dari 69 negara, 23 media dari 20 negara juga telah menandatangani MOU dengan HWPL (per Desember 2021).

Duta Publisitas HWPL adalah tokoh masyarakat yang berusaha untuk menghentikan perang dan berdamai melalui daerah masing-masing sehingga mereka dapat meninggalkan perdamaian warisan abadi untuk generasi mendatang kita.

Secara khusus, duta media berperan dalam menyebarkan berita tentang inisiatif perdamaian termasuk hukum perdamaian, pendidikan kerukunan umat beragama dan perdamaian serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan perdamaian.

Tidak hanya perusahaan media yang menandatangani MOU dengan HWPL melaporkan berita tentang inisiatif tersebut, mereka juga secara aktif berkolaborasi dalam menyelenggarakan acara.

General Manager Asia Public Relation Department di HWPL Alice Kim, mengatakan tujuan dari upacara penunjukan ini adalah untuk lebih memperluas pengaruh dalam penyebaran budaya damai di negara-negara Asia melalui penunjukan duta publisitas dan penandatanganan MOU.

Setelah berkolaborasi dengan HWPL selama 6 tahun sebagai Duta Publisitas, Piya Ratja Maharjan, Presiden Track Nepal, menyampaikan pandangannya, sebagai bagian dari duta publisitas, melayani publik di garis depan dan membawa perdamaian di seluruh dunia adalah peran media sangat di harapkan.

Baca Juga  Kuasa Hukum Mardani Bantah kliennya Mangkir Dari Panggilan Persidangan

Saya berharap duta publisitas yang baru diangkat akan mengikuti dan kita dapat bergandengan tangan bersama dan membuat perdamaian dunia selamanya.

Manajer Pusat Informasi Badan Informasi Filipina – Bulacan Vinson Concepcion, menyatakan resolusinya sebagai Duta Besar Publisitas HWPL yang baru diangkat.

“Yakinlah bahwa saya akan memberikan semua dukungan, komitmen saya untuk advokasi Anda dan bekerja sama untuk mencapai perdamaian berkelanjutan dan menginformasikan orang-orang bahwa perdamaian dapat dicapai melalui kolaborasi sektor terutama media untuk menjangkau lebih banyak dan menjadi bagian dari keluarga perdamaian kita,” tuturnya.

Sementara itu Jurnalis Mina News dari Indonesia Rana Setiawan, menyampaikan visinya sebagai Duta Humas HWPL yang baru dilantik, mengatakan, bahwa peran strategis media adalah menciptakan berita yang menjunjung perdamaian untuk mampu membawa perubahan perilaku masyarakat ke arah yang positif dan mengatasi tantangan nasional dan global yang disebabkan oleh kebencian, konflik, kesalahpahaman dan kurangnya komunikasi, terutama di tengah pandemi COVID 19 yang sedang berlangsung ini dan di masa depan.

Sebagai jurnalis perdamaian, akan memimpin dalam menyampaikan lebih banyak berita perdamaian kepada masyarakat sipil.

“Bersama HWPL, mari kita ciptakan perdamaian dunia yang berkelanjutan,” Tegas Rana.

Hal senada juga di tegaskan oleh Kepala Cabang Seoul Selatan dan Cabang Gyeonggi dari HWPL Jeong Hoi Hyeon memohon kepada Duta Besar Publisitas yang baru diangkat untuk bergandengan tangan dalam pekerjaan perdamaian.

“Semua hasil dari inisiatif kami, yaitu undang-undang perdamaian, pendidikan kerukunan dan perdamaian antaragama, kami titipkan ke tangan Anda. Semoga Anda terus menyebarkan hasil baik dari pekerjaan perdamaian ini sampai saatnya tiba bahwa kita telah mencapai perdamaian berkelanjutan untuk generasi masa depan kita,” Pungkas Jeong Hoi Hyeon.

Baca Juga  Kyai Gufron Minta Zulkifli Hasan Minta Maaf

Puncak acara adalah penunjukan 15 Duta Humas HWPL (Indonesia 5, Nepal 2, Filipina 8) dan penandatanganan Memoranda of Understanding (MOU) dengan 7 organisasi media (Nepal 2, Filipina 4, Taiwan 1).

Penulis : Yohanes Eka Irawanto, SE

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *