TANAH LAUT – Anggota DPR RI H. Endang Agustina menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan Konferensi Cabang XIII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan tema “Menegakkan Eksistensi PMII Tanah Laut Melalui Regenerasi Kepemimpinan yang Visioner, Militan, dan Berkarakter untuk Masa Depan”.
Dalam kesempatan tersebut, H. Endang Agustina menekankan pentingnya toleransi dan moderasi dalam beragama maupun bermasyarakat. Menurutnya, prinsip dasar Pancasila harus menjadi landasan utama dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa.
“PMII harus menjadi pilar persatuan dan rumah bagi siapapun tanpa diskriminasi. Di sini kita berharap kader PMII tumbuh sebagai generasi yang kuat, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif,” ujarnya.
Politisi asal Tanah Laut itu juga mengingatkan tentang tantangan besar di era digital, di mana ujaran kebencian dan potensi disintegrasi dapat mengancam kehidupan berbangsa. Ia mendorong mahasiswa PMII untuk menjadi teladan dalam menggunakan media sosial secara bijak.
“Bangunlah diskusi ilmiah, tebarkan gagasan yang mencerahkan, bukan narasi yang memecah belah. Inilah kontribusi nyata yang bisa diberikan PMII untuk kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, H. Endang Agustina berharap PMII Tanah Laut mampu menjadi organisasi yang visioner, militan, dan berkarakter. Kepemimpinan yang lahir dari PMII, kata dia, harus kuat, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Dengan kepemimpinan yang kuat, PMII bukan hanya menjadi contoh bagi masyarakat, tapi juga motor penggerak lahirnya generasi unggul di masa depan,” pungkasnya.












