Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
HukumTanah Bumbu

Gagal Berangkat Umrah, Warga Satui Mengadu ke Polsek

×

Gagal Berangkat Umrah, Warga Satui Mengadu ke Polsek

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Jemaah Umroh

Tanah Bumbu – Sebanyak 15 warga Kecamatan Satui disinyalir gagal berangkat umrah.

Salah satu dari mereka mengadu ke Kepolisian Sektor (Polsek) Satui untuk mendapat keadilan.

SM (44), seorang peserta calon umrah menerangkan dia berangkat dikoordinasi calo berinisial HN, warga Desa Sinar Bulan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Awalnya SM bercerita ingin melaksanakan umrah, oleh seseorang disarankan melalui HN yang kemudian menawarkan umrah lewat Arkina Tour dan Travel yang berkantor di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, HN memaparkan jasa agen umrah yang ditawarkannya.

Selanjutnya, terjadi kesepakatan untuk berangkat umrah dengan difasilitasi HN, bahkan ia menjanjikan jemaah akan berangkat umrah pada 29 Oktober 2023 lalu.

Pada 12 Agustus 2023 SM membayar uang tunai Rp 15 juta kepada HN.

Setelah melakukan pembayaran SM bersama 5 peserta umrah lainnya melakukan proses pembuatan paspor di kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Banjarmasin yang direkomendansi oleh PT. Fitour Utama.

“Entah mengapa, sebelumnya ditawarkan berangkat melalui agen Arkina, tapi pembuatan paspor direkomendasi oleh Fitour,” kata SM bingung.

Namun menurutnya tidak terlalu mempermasalahkan yang penting dia berangkat umrah.

Seiring berjalannya waktu, HN meminta pelunasan yang oleh SM secara langsung transfer ke Arkina Mulia Sejahtera sebesar Rp 22,500,000,-

Setelah SM melakukan pelunasan pembayaran Rp 37,5 juta, belum ada kepastian keberangkatan, hanya janji-janji dari calo.

Akhirnya PT. Arkina Mulia Sejahtera mengeluarkan surat pernyataan yang menyatakan akan memberangkatkan jamaah pada tanggal 28 November 2023.

Dalam surat diterangkan, apabila jamaah tidak berangkat, maka pihak travel akan melakukan Refund, pengembalian dana 100 persen kepada calon jamaah sebanyak 15 peserta.

SM telah menerima koper dan kain syal, merasa nyakin berangkat SM pun menyelenggarakan selamatan atau syukuran dikediamannya.

Baca Juga  BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Tim Sepak Bola Tanah Bumbu di Porprov Kalsel 2025

Terpisah, Kapolsek Satui AKP Hardaya, ketika dihubungi media ini membenarkan aduan masyarakat terkait kasus warga gagal berangkat umrah.

“Iya benar, semua berjumlah 15 orang, tapi yang datang ke kantor baru satu,” ujar Hardaya Rabu, (25/12/2023).

Selain itu, kata dia, pihak Polsek Satui menunggu para calon umrah gagal berangkat lainnya datang, agar sekalian diproses secara bersamaan.

Hardaya menyebut saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan 4 peserta gagal umrah lainnya. Namun sangat disayangkan mereka belum bisa hadir.

Sejauh ini, calo sudah dimintai keterangan bahwa uang muka SM sejumlah Rp 15 juta, telah diserahkan oleh calo kepada agen travel tersebut.

Kapolsek Satui, mengimbau peserta calon umrah gagal berangkat agar mendatangi Polsek Satui untuk memudahkan proses hukum lebih lanjut.

“Kepada para jemaah umrah gagal berangkat lainnya diharapkan segera datang ke Polsek satui, guna memudahkan penanganan,” pungkasnya.

(Barlis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *