Nasional

FORMAS dan BSPIA Bahas Kota Digital dan Teknologi Keamanan

×

FORMAS dan BSPIA Bahas Kota Digital dan Teknologi Keamanan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) bersama Beijing Security and Protection Industry Association (BSPIA) membahas pengembangan kota digital dan teknologi keamanan dalam Indonesia–China Digital City & Security Technology Application Forum 2026 di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Forum mengusung tema “Digital Cities, Secure Futures: Advancing China–Indonesia Digital Collaboration” dan digelar di Auditorium Penunjang Siaran Luar Negeri, Gedung RRI, Jalan Medan Merdeka Barat No. 4–5, Jakarta Pusat.

Kegiatan diikuti perwakilan pemerintah, organisasi, akademisi, praktisi, dan pelaku industri dari Indonesia dan Tiongkok. Selain seminar, forum tersebut juga menghadirkan pameran teknologi yang menampilkan berbagai solusi di bidang kota digital, keamanan, perlindungan masyarakat, serta teknologi pendukung lainnya.

Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati mengatakan perkembangan teknologi digital perlu diikuti dengan sistem keamanan dan perlindungan publik yang memadai.

“Transformasi digital telah membawa banyak kemudahan sekaligus tantangan baru bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan kota digital harus berjalan seiring dengan penguatan sistem keamanan dan perlindungan publik,” ujar Handojo.

Menurut Handojo, forum tersebut juga digunakan untuk berbagi pengalaman dan teknologi antara Indonesia dan Tiongkok.

“Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret, investasi, alih teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia,” katanya.

Ketua Beijing Security and Protection Industry Association (BSPIA) Zhang Ying turut hadir dalam forum tersebut.

Pameran teknologi yang digelar bersamaan dengan seminar menampilkan produk dan solusi dari pelaku industri Indonesia dan Tiongkok. Teknologi yang ditampilkan berkaitan dengan kota digital, keamanan, dan perlindungan masyarakat.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Basarnas, BNPB, BNPT, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Radio Republik Indonesia.

Baca Juga  Lanud Sjamsudin Noor Kirimkan Bansos Untuk Korban Terdampak Semeru

Wakil Ketua Dewan Pembina FORMAS Firdaus mengatakan FORMAS merupakan wadah kolaborasi berbagai organisasi, asosiasi, yayasan, komunitas, dan pelaku usaha.

Firdaus menyebut FORMAS saat ini memiliki 103 organisasi masyarakat dan lembaga nirlaba. Menurut dia, keberadaan organisasi tersebut diarahkan untuk membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional.

Editor: Barlis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *