Tanah Laut

Festival Olahraga Tradisional Tanah Laut Lestarikan Budaya

×

Festival Olahraga Tradisional Tanah Laut Lestarikan Budaya

Sebarkan artikel ini

PELAIHARI — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggelar Festival Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Tanah Laut 2026 sebagai bagian dari upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mengembangkan olahraga rekreasi di masyarakat.

Festival tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli, Rabu (7/10/2026).

HM Zazuli mengapresiasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanah Laut serta panitia yang menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya berupa permainan atau aktivitas fisik, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai kearifan lokal.

“Olahraga tradisional adalah warisan budaya luhur yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal, kebersamaan, kejujuran, gotong royong dan sportivitas,” ujar Zazuli.

Dia mengatakan keberadaan festival menjadi penting di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Menurutnya, permainan tradisional perlu terus dikenalkan dan diwariskan agar tetap dikenal generasi berikutnya.

Sejumlah olahraga tradisional ditampilkan dalam festival tersebut, di antaranya balogo, egrang, asinan atau bahadang, bakiak, lari balok, dagongan, sumpit, silat budaya atau kuntau, serta tarik tambang.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan olahraga rekreasi di masyarakat.

Kepala Dispora Tanah Laut Rudi Imtihansyah mengatakan festival dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan dan pengembangan olahraga rekreasi.

Menurut Rudi, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesehatan, perkembangan fisik, prestasi, kecerdasan dan sportivitas sekaligus mengembangkan bakat para pelaku olahraga tradisional.

Baca Juga  Polres Tanah Laut Sembelih 23 Sapi dan 1 Kambing, Daging Dibagikan ke Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *