PARINGIN – Kabupaten Balangan mencatat nilai tertinggi dari lima lokus yang mengikuti evaluasi kinerja pemerintah digital 2026 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Penilaian interviu tersebut dilakukan secara daring dari Aula Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Balangan, Senin (21/9/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, Ernawati, mengatakan Balangan menjadi lokus pertama dari lima daerah yang dievaluasi Kementerian PANRB pada hari tersebut.
Evaluasi kinerja pemerintah digital merupakan peralihan indikator dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ke evaluasi kinerja pemerintah digital.
“Dari hasil reviu Kementerian PANRB tadi, dari 20 indikator untuk evaluasi kinerja pemerintah digital, ada hampir 40 persen sudah di-ACC oleh mereka. Sisanya, 60 persen, kita diberi waktu untuk memperbaiki sampai lima hari kerja ke depan,” ujar Ernawati.
Setelah evaluasi tersebut, tim Pemkab Balangan akan mempercepat pengumpulan data, terutama pada item yang masih berstatus merah berdasarkan hasil reviu Kementerian PANRB.
Berdasarkan nilai yang telah direviu Kementerian PANRB melalui aplikasi, nilai Kabupaten Balangan saat ini berada di angka 1,5 sekian.
Meski mencatat nilai tertinggi dari lima lokus yang dievaluasi, Pemkab Balangan masih berupaya memenuhi sejumlah catatan yang diberikan agar nilai tersebut dapat meningkat.
“Namun, kami sangat mengharapkan sebenarnya tidak bergerak di 1,5. Kalau kita bisa memenuhi beberapa catatan pada hari ini yang diberi waktu sampai lima hari, mudah-mudahan kita bisa mengejar lebih tinggi lagi dari 1,5 sampai 2 seperti kita harapkan,” harapnya.












