BATULICIN – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Pengelolaan Media Sosial bagi jurnalis, dan penggiat media sosial, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Mahligai Iman, Kantor Bupati Tanah Bumbu itu dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum M. Yamani, mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.
Dalam sambutannya, Yamani menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang komunikasi publik.
“Di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, peran jurnalistik tidak hanya sebatas pemberitaan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk opini publik, menjaga transparansi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.
Perkuat Kapasitas dan Literasi Digital
Kepala Diskominfosp Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan peserta dalam memproduksi konten informasi publik yang jernih, faktual, dan bertanggung jawab.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat menjadi bagian dari ekosistem informasi yang sehat dan konstruktif, sekaligus memperkuat fungsi komunikasi pemerintah di ruang digital,” kata Al Husain.

Diskominfosp menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang media dan komunikasi, yakni:
Toto Fachruddin, Sekretaris PWI Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Deputy Director Radar Banjarmasin Group. Ia merupakan lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Magister Media dan Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya.
Dhana Kencana, jurnalis senior IDN Times, fotografer, dan videografer yang pernah meraih Penghargaan Jurnalistik tentang Anak 2023 dari UNICEF dan AJI Indonesia, serta menjadi finalis MediaMIND Infographic Award 2025.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku media untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan kebutuhan publik terhadap informasi yang akurat dan terpercaya.












