Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Majalengka

Danlanud Sugiri Sukani Resmikan Dapur SPPG Ligung–Gandawesi di Majalengka

×

Danlanud Sugiri Sukani Resmikan Dapur SPPG Ligung–Gandawesi di Majalengka

Sebarkan artikel ini
Danlanud Sugiri Sukani meresmikan dapur SPPG Ligung Gandawesi Majalengka untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis
Suasana peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ligung–Gandawesi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang dihadiri unsur TNI AU, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait, Senin (19/1/2026).

MAJALENGKA — Komandan Lanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Yudisthira, mereMAJALENGKA — Komandan Lanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Yudisthira, meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ligung–Gandawesi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (19/1/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari dukungan Lanud Sugiri Sukani terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah.

Dapur SPPG tersebut diharapkan memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi anak-anak di Majalengka, sekaligus mendukung agenda strategis nasional dalam menekan angka stunting dan memperkuat ketahanan pangan.

Peresmian dihadiri Wakil Bupati Majalengka, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Ligung.

Dalam sambutannya, Letkol Pnb Yudisthira menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam realisasi dapur SPPG Ligung–Gandawesi. Ia menegaskan, keberadaan dapur ini merupakan wujud sinergi antara TNI AU dan pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

“Dengan diresmikannya dapur SPPG ini, kami berharap dapat memperkuat gerakan bersama dalam meningkatkan kualitas gizi, ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, Lanud Sugiri Sukani akan terlibat aktif dalam memastikan distribusi makan bergizi gratis berjalan efektif dan tepat sasaran. Program ini diharapkan tidak hanya berdampak pada perbaikan status gizi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat.

Selain manfaat kesehatan, Letkol Pnb Yudisthira menilai dapur SPPG juga berpotensi memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan bahan pangan dari petani dan peternak lokal.

“Program ini tidak hanya soal gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemkab Kotabaru Tetapkan Desa Sampanahan sebagai Lokus PK2D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *