Kapuas

Dandim Army Saputro Tegaskan Gotong Royong Jadi Kunci Bangun Gerai Koperasi Merah Putih

×

Dandim Army Saputro Tegaskan Gotong Royong Jadi Kunci Bangun Gerai Koperasi Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Dandim 1011/KLK Letkol Inf. Pamungkas Army Saputro memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Fisik Koperasi Merah Putih (KMP) di ruang rapat Makodim 1011/KLK, Jumat (7/11/2025). (Foto IST)
Ket Foto : Dandim 1011/KLK Letkol Inf. Pamungkas Army Saputro memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Fisik Koperasi Merah Putih (KMP) di ruang rapat Makodim 1011/KLK, Jumat (7/11/2025). (Foto IST)

Kuala Kapuas – Dandim 1011/KLK Letkol Inf. Pamungkas Army Saputro menegaskan pentingnya semangat gotong royong antara Pemda, TNI, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan fisik gerai Koperasi Merah Putih di Kapuas dan Pulang Pisau.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Fisik Koperasi Merah Putih (KMP) di wilayah Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, Jumat siang (7/11/2025) di ruang rapat Makodim.

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Dr. Usis I Sangkai, Kepala Badan Keuangan dan Aset Kapuas Marlina Kasfiyatie, perwakilan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kapuas Rustam Efendi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pulang Pisau Hayes Hendra, Kadis Perindagkop Pulang Pisau Elieser Jaya, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pulang Pisau Ferdinand Yacob.

Dalam paparannya, Dandim 1011/KLK Letkol Inf. Pamungkas Army Saputro menyampaikan bahwa secara nasional ditargetkan sebanyak 80.000 gerai KMP dapat terbangun hingga Januari mendatang.

Untuk tingkat daerah, Kabupaten Kapuas menargetkan 231 gerai sesuai jumlah desa/kelurahan, sedangkan Kabupaten Pulang Pisau sebanyak 99 gerai.

“Pemerintah Pusat telah membentuk Satgas Percepatan melalui Surat Keputusan Bersama lima menteri, salah satunya Menteri Pertahanan, yang kemudian menunjuk TNI untuk melaksanakan pembangunan fisik dengan desain dan spesifikasi yang seragam, berukuran 20 x 30 meter,” jelas Army.

Ia mengakui, tantangan terbesar di Kalimantan Tengah terletak pada kesiapan lahan serta proses pembangunan fisik yang memerlukan tahapan seperti penimbunan dan pancangan lantai, sementara anggaran masih terbatas.

“Karena itu, kita dorong upaya gotong royong antara Pemda, TNI, dan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Army juga menyambut baik kebijakan Kementerian Kesehatan yang memperbolehkan pembangunan fisik KMP di area Postu (Pos Kesehatan Desa) yang memiliki lahan memadai. Ia pun meminta dinas terkait di Kapuas dan Pulang Pisau untuk segera mendata secara konkret seluruh KMP di wilayah masing-masing.

Baca Juga  Pemkab Kapuas Siapkan Skema Penyelesaian Bertahap Bagi Tenaga Non ASN Yang Belum Terakomodasi

Sementara itu, Kadis Perindagkop dan UKM Pulang Pisau Elieser Jaya menyampaikan bahwa hingga kini terdapat 19 KMP di Pulang Pisau yang telah siap melaksanakan pembangunan. Namun, ia mengakui di beberapa desa kemungkinan akan ada kendala teknis jika harus mengikuti desain seragam dari pusat.

Dukungan penuh disampaikan Sekretaris Daerah Kapuas Dr. Usis I Sangkai, yang menegaskan komitmen Pemkab Kapuas untuk berperan aktif dalam percepatan pembangunan fisik KMP.

“Kami akan mendukung sepenuhnya. Kepala Badan Keuangan dan Aset diminta untuk mendata aset daerah di setiap desa. Jika memungkinkan digunakan sebagai lokasi pembangunan gerai KMP, maka akan kami siapkan formulanya,” pungkas Usis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *