YOGYAKARTA – Muhammad Abimanyu Ramadhan akhirnya menambatkan pilihannya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) setelah mengikuti seleksi di sekitar 10 perguruan tinggi negeri (PTN) melalui berbagai jalur.
Mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) itu ditemui saat mengambil jas almamater di Auditorium UNY, Rabu (5/8/2026). Pengambilan jas almamater berlangsung selama dua hari, 4–5 Agustus 2026, bagi mahasiswa baru yang telah menyelesaikan registrasi.
Abimanyu mengaku datang lebih awal karena hari itu merupakan hari terakhir pengambilan jas almamater.
“Tadi berangkat lebih cepat dari rumah karena takut antre. Ternyata di UNY prosesnya cepat karena petugasnya banyak,” ujarnya.
Lulusan SMK SMF Indonesia tahun 2026 itu mengatakan perjuangannya masuk perguruan tinggi tidak mudah. Ia mengikuti seleksi di sekitar 10 PTN dan diterima di tiga kampus.
“Saya sempat ikut daftar di sekitar 10 PTN dari berbagai jalur. Alhamdulillah diterima di tiga PTN, termasuk UNY. Saya juga diterima di UNNES dan Untidar, tetapi akhirnya memilih UNY,” katanya.
Abimanyu mengaku semula lebih banyak mendaftar ke program studi bidang kesehatan, terutama Farmasi, karena sesuai dengan jurusan yang ditempuh saat di SMK. Namun, ia memilih bersyukur setelah diterima di Program Studi Pendidikan Fisika UNY.
Pada hari yang sama, mahasiswa baru lainnya, Tereznanda asal Kebumen, juga mengambil jas almamater didampingi kedua orang tuanya. Alumni SMA Negeri 1 Gombong itu diterima di Program Studi Manajemen Pendidikan melalui jalur Mandiri CBT Domisili.
“Sejak SMA saya memang sudah bercita-cita kuliah di UNY. Alhamdulillah akhirnya bisa diterima di Program Studi Manajemen Pendidikan,” ujar Tereznanda.
Pengambilan jas almamater dilakukan dengan sistem drive-thru bagi mahasiswa baru jenjang D4, S1, S2, dan S3 yang telah menyelesaikan registrasi. Jas almamater tersebut akan digunakan mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik, termasuk Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).












