Scroll untuk baca artikel

Tabligh Akbar 2026

HUT ke-23 Tanah Bumbu

Lihat Info
Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Tindak Lanjuti Isu Lonjakan Harga Daging dengan Survei Pasar

×

Bupati Tanbu Tindak Lanjuti Isu Lonjakan Harga Daging dengan Survei Pasar

Sebarkan artikel ini
Kepala Diskumdagri Tanbu, Hamaluddin Taher.

Batulicin – Isu lonjakan harga daging di Kabupaten Tanah Bumbu menarik perhatian pemerintah pusat, yang mencatat bahwa harga daging di daerah ini menjadi yang tertinggi di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), Andi Rudi Latif, segera menginstruksikan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri) untuk melakukan survei harga di pasar-pasar setempat.

Kepala Diskumdagri Tanbu, Hamaluddin Taher, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah dikerahkan untuk memantau kondisi harga daging di lapangan.

“Kami menerima informasi dari kementerian pusat mengenai tingginya harga daging di Tanah Bumbu, sehingga Bupati langsung menginstruksikan kami untuk memastikan kebenarannya. Tim yang turun terdiri dari unsur Polres, TNI, Dinas Perikanan, Bagian Ekonomi, serta tim kesehatan,” ungkap Hamaluddin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, (17/03/25).

Hamaluddin juga meluruskan bahwa harga daging yang disebut-sebut mencapai Rp180 ribu per kilogram tidak berlaku secara merata. Hasil survei menunjukkan bahwa harga daging bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga lebih dari Rp100 ribu per kilogram, tergantung pada jenis dan kualitasnya.

Survei ini dilakukan menjelang Ramadan 1446 Hijriah, saat permintaan bahan pokok biasanya meningkat. Oleh karena itu, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Tanbu juga memastikan bahwa stok dan harga bahan pokok tetap terkendali.

Pemantauan dilakukan di Pasar Harian Kecamatan Simpang Empat, salah satu pusat perbelanjaan utama di wilayah ini. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kondisi stok pangan dinyatakan aman, meskipun terdapat sedikit fluktuasi harga pada beberapa komoditas.

“Berdasarkan hasil pemantauan, stok pangan di Tanah Bumbu dalam kondisi aman. Ada fluktuasi harga sayur, tetapi masih dalam batas wajar,” jelas Hamaluddin.

Selain harga daging dan bahan pokok, Hamaluddin juga menyoroti ketersediaan gas elpiji 3 kilogram, yang merupakan kebutuhan vital masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia menambahkan bahwa pasokan elpiji hingga saat ini masih terjaga, dan distributor siap memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga  Regsosek Jadi Senjata Pemkab Tanbu dalam Perangi Kemiskinan

“Dengan adanya perhatian dari pusat, kami berharap sistem pendistribusian dapat lebih baik, sehingga harga dan pasokan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Hamaluddin.

Dengan langkah pemantauan ini, diharapkan masyarakat tidak perlu panik terhadap isu lonjakan harga yang beredar, serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau selama bulan suci Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *